Dark/Light Mode

Puncak Arus Mudik Di Jalur Nagreg Naik 5 Persen Di H-2 Lebaran

Selasa, 9 April 2024 10:19 WIB
Jalur ruas mudik Nagreg dipadati pemudik
Jalur ruas mudik Nagreg dipadati pemudik

RM.id  Rakyat Merdeka - Puncak arus mudik Lebaran 2024 di Jalur Nagreg dari arah Kabupaten Bandung ke arah Kabupaten Garut dan Tasikmalaya sudah terlewati. Hal itu disampaikan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dinas Perhubungan Kabupaten Badung Eric Alam Prabowo mengatakan, arus lalu lintas pada Senin atau H-2 Lebaran 2024 lebih banyak dibandingkan hari Minggu (7/4) atau H-3 Lebaran 2024.

“Volume kendaraan di Jalur Nagreg mengalami puncak arus mudik di H-2 kemarin dengan 113.298 kendaraan yang melintas ke Nagreg,” kata Eric yang dikutip Antara Selasa (9/4).

Baca juga : Cek Arus Mudik Di 4 Gerbang Tol Utama, Menhub: Pemudik Lebih Suka Jalan Malam Hari

Eric menjelaskan, untuk jumlah kendaraan yang melintasi Jalur Nagreg meningkat sekitar lima  persen pada H-2 Lebaran 2024 dibandingkan hari sebelumnya.

“Dibandingkan dengan H-3, terjadi kenaikan sekitar 5 persen. Karena pada H-3 ada sebanyak 108.000 kendaraan, dan H-2 naik menjadi 113.298 kendaraan,” katanya.

Meski telah mencapai puncak, katanya, arus kendaraan yang melintas di Jalur Nagreg tetap tinggi pada H-1 Lebaran atau Selasa dini hari, dengan mengalami kemacetan sepanjang empat kilometer akibat arus lalu lintas yang padat.

Baca juga : Ini Jam Besuk Keluarga Tahanan di Momen Lebaran

“Tadi sempat terjadi kemacetan yang lumayan agak panjang sekitar empat kilometer. Prediksi kami tadi dari jam 00.00 sampai dengan 03.00 WIB sudah di angka 15.000 kendaraan yang melintas,” katanya.

Kendaraan yang mengarah di Jalur Nagreg didominasi oleh pemudik sepeda motor yang mencapai 64 persen, yakni 305,323 unit motor semenjak H-7 Lebaran.

“Dominasinya masih tetap dengan sepeda motor. Angkanya sangat besar 64 persen untuk dominasi sepeda motor,” katanya.

Baca juga : Cek Arus Mudik Di Stasiun Pasar Senen, Jokowi Tersenyum Puas

Lebih lanjut, dia mengatakan untuk pemudik kendaraan roda empat mengalami penurunan di jalur Nagreg yang disebabkan oleh kecenderungan pemudik yang lebih memilih menggunakan Tol Cipali maupun Cisumdawu sebagai alternatif utama.

“Mungkin masyarakat lebih memilih lewat Tol Cipali. Karena memang ada one way, ada juga pengurangan tarif tol, ada juga Tol Cisumdawu dan Cipali,” kata Eric.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.