Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bantu Mutasi ASN Kementan
Wakil Ketua KPK Tuai Ledekan Dan Sindiran
Minggu, 28 April 2024 07:25 WIB
Sebelumnya
Sementara itu, anggota Dewas KPK Albertina Ho menyatakan, pihaknya sudah mempunyai cukup bukti, untuk mengadili dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. Munurut dia, ada sepuluh saksi yang membeberkan cawe-cawe Ghufron di mutasi pegawai Kementan.
“Semua sudah kami klarifikasi. Jumlahnya, sekitar sepuluh orang. Namun, tidak semua saksi bakal dipanggil dalam persidangan. Majelis etik akan menentukan pemeriksaan untuk kebutuhan pembuktian,” jelas Albertina Ho.
Di media sosial X, netizen juga turut mengomentari masalah etik yang sedang melanda pimpinan KPK. Sebab, setelah Ketua KPK, Firli Bahuri tersangkut kasus hukum dan dipaksa mundur, pimpinan KPK lain juga diduga melakukan pelanggaran etik.
Baca juga : Semua Sekolah Kudu Gratis
Akun @GybrantR53927 menyatakan, pimpinan KPK saat ini semakin banyak membuat masalah, ketimbang prestasi. “Pegawai KPK hasil Tes Wawasan Kebangsaan ini, agak lain. Ada yang terima suap, sampai ada yang minta mutasi kerabatnya. Jamannya pegawai KPK masih ‘Taliban’, menerima air minum botolan saja dilarang,” cuitnya.
Akun @roosida menyindir, dirinya baru mengetahui jika pimpinan KPK bisa melancarkan proses mutasi ASN di instansi lain. “Untung aku udah mutasi, bang. Jadi, nggak perlu bantuan Wakil Ketua KPK,” cetusnya.
Sementara akun @hotmantmb mengaku geram dengan rusaknya etika pimpinan KPK. “Wajar KPK jadi rusak. Ini karena standar etik pimpinannya. Perbuatan NG membantu mutasi ASN, salah banget apalagi dilakukan sebagai pimpinan KPK, yang harus mengajari orang tentang etik dan integritas,” tegasnya.
Baca juga : Indonesia Vs Uzbekistan, Garuda Siap Ukir Sejarah
Akun @Nicke9662734599 mendesak standar etik pimpinan KPK ditegakkan. “Dewas KPK harus tegas. Bila sidang etik itu ada unsur pidananya, si Nurul Ghufron harus dilaporkan ke aparat penegak hukum. Serahkan ke kejaksaan atau polisi, agar diproses dengan obyektif,” usulnya.
Ada juga netizen yang meminta DPR ikut bertanggungjawab atas masalah tersebut. Sebab, kata akun @Kangdenzam, DPR memilih pimpinan KPK, dan banyak di antara mereka yang bermasalah.
“Kuncinya di DPR. Mereka yang memilih dan menentukan pimpinan KPK. Sekarang, setidaknya 4 pimpinan KPK bermasalah. Bagaimana KPK bisa dipercaya masyarakat, kalau 4 dari 5 pimpinannya bermasalah,” tegasnya.
Baca juga : Srikandi Bantai Hong Kong
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 28 April 2024 dengan judul Bantu Mutasi ASN Kementan, Wakil Ketua KPK Tuai Ledekan Dan Sindiran
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya