Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Teknik Membaca Nyaring untuk Stimulus Kognitif Anak Sejak Dini
Selasa, 7 Mei 2024 22:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bahan bacaan bermutu adalah faktor penting dalam proses membaca nyaring. Aktivitas ini mengajarkan anak-anak berinteraksi dengan buku sejak dini. Anak yang sering dibacakan nyaring dan diajak mengobrol oleh orang tuanya secara tidak langsung menstimulus kemampuan kognitifnya berkembang.
Demikian disampaikan pendiri Reading Bugs Indonesia Roosie Setiawan ketika memberikan pelatihan Membaca Nyaring di hadapan pustakawan, guru sekolah, dan orang tua, di Sumatera Utara, Selasa (7/5).
Baca juga : Membiasakan Membaca Nyaring dan Manfaatnya untuk Tingkatkan Literasi
Kegiatan membaca nyaring pada anak dimulai sedini mungin saat trimester ketiga kehamilan. Anak yang sering dibacakan nyaring dan diajak berbicara oleh ibu/bapaknya secara tidak langsung membantu stimulasi kemampuan kognitifnya berkembang lewat suara.
Teknik membaca nyaring bukan mengajarkan anak-anak bisa baca, tapi agar anak mau membaca. Tapi, jangan tunggu anak tumbuh besar untuk dikenalkan pada buku.
Baca juga : Kunci Personal Branding: Selalu Bikin Konten Positif, Otentik & Jaga Jejak Digital
"Buat membaca nyaring bersama anak menyenangkan agar anak tertarik mendengarkan kita membaca,” imbau Pustakawan Perpusnas Welliyani Citra.
Ada yang mesti dipahami ketika aktivitas membaca nyaring dilakukan. Guru, pustakawan, dan orang tua perlu memahami perjenjangan buku. Pastikan buku yang dibacakan sesuai dengan usia anak. Karena tidak mungkin anak usia PAUD dibacakan buku novel. Buku cerita yang sarat gambar dan ilustrasi dengan teks yang sedikit lebih menarik dibacakan.
Baca juga : Indonesia Kembangkan Ternak Sapi Di 3 Daerah
"Gambar atau ilustrasi yang ada di buku cerita akan membangun daya imajinasi anak. Gunakan alat bantu jika diperlukan," tambah Yeni Merdeka Sirait dari Komunitas Read A Loud Sumut.
Orang tua, guru, dan pustakawan harus menjadi role model bagi anak dalam membaca. Tujuan membaca nyaring bukan untuk menyelesaikan satu buku. Tetapi membuat anak senang dan paham pada aktivitas membaca.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya