Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bahas Palestina Dan Salam Lintas Agama, Panglima TNI Terima Hasil Ijtima MUI
Jumat, 14 Juni 2024 20:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengunjungi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Diterima Ketua Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh, Jenderal Agus Subiyanto diskusi soal langkah-langkah yang telah dan akan dilaksanakan Pemerintah, khususnya terkait masalah-masalah keagamaan dan dukungan perjuangan bangsa Palestina.
Di momen kunjungan tersebut, Jenderal Agus menerima Hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia dari Majelis Ulama Indonesia. Hasil Ijtima tersebut diserahkan langsung oleh Asrorun Niam Sholeh.
Sebelum penyerahan, guru besar Bidang Ilmu Fikih UIN Jakarta ini menyampaikan, Ijtima ulama Komisi Fatwa se-Indonesia ini diikuti oleh lembaga fatwa Ormas Islam tingkat Pusat, Pimpinan Komisi Fatwa MUI Provinsi se-Indonesia, pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Fakultas Syariah PTKI, dan juga lembaga fatwa dari ASEAN serta Timur Tengah.
Baca juga : Asosiasi Tekstil Dan Alas Kaki Minta Aturan Relaksasi Impor Direvisi
Menurut Niam, ada 16 masalah keagamaan yg dihasilkan, masalah ibadah, muamalah, serta masalah muamalah yang terkait dengan ibadah.
"Lingkup masalahnya ada yang berskala nasional, regional, hingga global. Salah hasilnya adalah soal dukungan terhadap Palestina dan yang viral di publik, soal Salam Lintas Agama”, ujar Niam.
Lebih lanjut, dalam forum pertemuan tersebut Niam menegaskan MUI sebagai payung besar ulama dan umat Islam Indonesia, menjadi pelopor perdamaian dan kemerdekaan setiap bangsa yang masih dijajah, terutama Negara Palestina.
“Salah satu rekomendasi Ijtima Ulama Komisi Fatwa adalah perlunya langkah nyata untuk menghentikan pembantaian massal yang sangat biadab dan genosida di Gaza Palestina, salah satunya Pemerintah Indonesia bisa memprakarsai bantuan militer bersama negara-negara lain, terutama negara-negara OKI untuk menghentikan kekejaman dan kebiadaban Zionis Israel," jelas Niam.
Baca juga : Pakar Hukum Pidana Minta KPK Usut Semua Yang Terlibat Korupsi Di DJKA
Sementara yang terkait dengan salam lintas agama, Niam menegaskan itu merupakan sub bahasan dari Keputusan Ijtima tentang Panduang Hubungan Antarumat Beragama.
Dijelaskan Niam, untuk menjamin toleransi yang hakiki, harus mengenali karakteristik ajaram agama, mana yang domain ibadah, mana yang muamalah, dan mana muamalah yang ada dimensi ibadahnya.
Dari identifikasi tersebut, perlu ada panduan bagaimana membangun hubungan antarumat beragamanya. Terhadap domain ibadah, yang dikedepankan adalah menghormati dan menjamin kebebasan umat beragama menjalankan ajaran agama tanpa harus mencampuradukkan.
"Sementara dalam hal muamalah dan hubungan sosial, yang dikedepankan adalah kerja sama, saling mendukung untuk mewujudkan kebersamaan dan harmoni. Nah, salam dalam konteks Islam adalah relasi sosial, ad.a yang bersifat umum dan ada yang bersifat khusus, yang memiliki dimensi ibadah karena di dalamnya ada doa khusus," terang Niam.
Baca juga : Kapolri, Kepala BIN, Panglima TNI Hadir Bersama Jokowi...
"Sementara doa dalam Islam itu jenis ibadah. Redaksinya sudah tertentu, mengucapkannya sunnah, menjawabnya wajib. Sementara kalau salam umum yang tidak terkait dengan ajaran khusus, ya itu sebagai sarana membangun harmoni, dan dianjurkan," tambahnya
Ketua MUI Bidang Luar Negeri Sudarnoto Abdul Hakim menyambut baik prakarasa yang sudah diambil TNI dalam mendukung perjuangan Palestina merdeka, terlebih sekiranya dalam melibatkan pasukan militer untuk menghentikan genosida.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum DMI Muhammad Jusuf Kalla dan para pimpinan Ormas Islam Tingkat Pusat, serta segenap Dewan Pimpinan MUI dan pimpinan Komisi/Lembaga di lingkungan MUI.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya