Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Harus Ada Evaluasi Persyaratan Wisatawan
Bule Arogan Dan Bikin Onar Di Bali, Sikat!
Sebelumnya
“Cek semua CCTV, Bali darurat WNA sampah. Kita punya harga diri, sikat habis mereka yang menginjak kedaulatan bangsa kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, Niluh menyatakan, aksi wisatawan yang bikin masalah di Bali tidak hanya tentang kekerasan, tapi juga soal ekonomi. Sebab, di beberapa tempat kerap ditemukan bule dengan paspor wisata justru berdagang dan menganggu pendapatan pedagang lokal.
Di media sosial X, prilaku wisatawan yang berulah di Bali jadi sorotan netizen.
Baca juga : PDIP Kerahkan 10 Petahana
“Menurut saya, Bali terlalu ‘lunak’ sama bule. Imbasnya, mereka jadi bersikap arogan, mengacau. Saran saya, meski wisatawan asing adalah salah satu sumber ekonomi, masyarakat Bali harus tetap tegas dan kompak bila ada bule yang langgar aturan dan norma budaya adat,” cuit akun @BBwana21.
Senada, akun @AlasBanjaran menilai, kembali maraknya bule yang berulah disebabkan perlakukan Pemerintah Daerah, termasuk masyarakat, yang terlalu menganakemaskan orang asing. “Kenapa bule bertingkah di negeri orang? Karena mereka merasa dianakemaskan,” cetusnya.
Akun @iqbal19panduwi1 punya pendapat berbeda. Dia mengaku pernah membaca sebuah curhatan orang Bali di medsos, bule-bule yang membuat ulah biasanya punya tujuan tertentu, paling sering agar di deportasi.
Baca juga : DPR: Pendapatan Negara Turun?
“Bule yang bikin onar, biasanya memang sengaja. Biar bisa dideportasi kenegaranya, karena sudah nggak punya duit,” tulisnya.
Akun @everydayoungK meminta pemerintah meninjau ulang persyaratan wisatawan asing yang akan datang ke Tanah Air.
“Misalnya, sudah saatnya nerapin aturan saldo minimal di bank. Jadi, nggak ada lagi tuh bule-bule modal nekat. Kemudian pemerintah juga harus mempertimbangan syarat visa. Jangan visa on arrival (voa) terus yang dipakai. Itu mah tinggal bayar,” tandasnya.
Baca juga : Jangan Buang Limbah Hewan Kurban Ke Kali
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 16 Juni 2024 dengan judul Harus Ada Evaluasi Persyaratan Wisatawan, Bule Arogan Dan Bikin Onar Di Bali, Sikat!
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.