Dark/Light Mode

Darmizal Jempolin Keberanian Budi Arie Lawan Hacker Dan Judol

Jumat, 12 Juli 2024 20:43 WIB
Dari kiri, Edwin Permana, Darmizal, Budi Arie Setiadi, Sweeta Melanie dan M Rahmad. (Foto: Ist)
Dari kiri, Edwin Permana, Darmizal, Budi Arie Setiadi, Sweeta Melanie dan M Rahmad. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Relawan Jokowi untuk Prabowo Gibran (RéJO), HM Darmizal bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jumat (12/7). 

Pertemuan yang berlangsung hangat, Budi Arie didampingi Staf Khusus Sweeta Melanie. Sementara Darmizal didampingi Sekjen RéJO, Muhammad Rahmad. 

Dalam pertemuan itu, Budi Arie menjelaskan, secara lugas dan santai mengenai situasi terkini, khususnya terkait serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) dalam bentuk Brain Cipher Ransomware, Lockbit 3.0, serta upaya pemberantasan judi online yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Baca juga : Survei TBRC: Tingkat Keterkenalan Bupati Petahana Yalimo Tertinggi

"Peretasan PDNS oleh ransomware adalah bentuk teror yang melawan negara dan harus dihukum berat. Ini bukan kejahatan biasa, melainkan serangan terhadap kedaulatan digital kita yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional,” ujarnya.

Mengutip penjelasan Budi Arie, Darmizal menekankan, pemerintah sedang melakukan upaya maksimal untuk menanggulangi serangan siber ini. "Kominfo bersama seluruh pemangku kepentingan terkait sedang bekerja keras untuk memulihkan sistem dan mengidentifikasi pelaku," ujarnya.

Darmizal juga menyoroti bahaya judol bagi kehidupan masyarakat. Judol adalah kejahatan laten yang sangat berbahaya bagi kehidupan ekonomi, merusak mental dan moral, terutama kalangan masyarakat miskin dan berpenghasilan menengah ke bawah. Ia menegaskan, perang melawan judol harus menjadi prioritas dan dilakukan dengan cara yang tanpa batas.

Baca juga : Relawan Prabowo: Gigih Selamatkan PDNS, Budi Arie Layak Diapresiasi

Lebih lanjut, Darmizal menyerukan, agar penegakan hukum terhadap pelaku peretasan dan judol diperkuat. "Kita butuh regulasi yang lebih ketat dan hukuman yang lebih berat untuk kejahatan siber dan judol. Ini bukan hanya masalah keamanan data dan ekonomi, tapi juga masalah keamanan nasional," tegasnya.

Darmizal juga menyampaikan, jika judol tidak diberantas, maka rencana besar menuju Indonesia Emas dengan manusia unggul dan bebas stunting akan sulit dicapai. Hal ini disebabkan oleh kerusakan hebat yang ditimbulkan oleh candu judi online terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat, keluarga, pendidikan, dan masa depan anak-anak.

Mengakhiri pernyataannya, Darmizal menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman siber dan judol. Semua harus berperan dalam melindungi infrastruktur digital dan moral bangsa. 

Baca juga : ReJO: Kami Bersama Budi Arie Melawan Judol Dan Peretasan

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab seluruh warga negara," imbuhnya.

Darmizal berharap, langkaj-langkah konkret segera diambil untuk mencegah dan menanggulangi serangan siber serta memberantas judol hingga ke akarnya demi mewujudkan visi Indonesia Emas yang diusung oleh pemerintahan terpilih Prabowo-Gibran.

“Saya angkat topi, acungkan dua jempol untuk keberanian Budi Arie. Dia layak diberi gelar sebagai, Panglima Perang Judol dan Hacker,” tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.