Dark/Light Mode
Antisipasi Potensi Gempa Bumi Super Besar
BMKG Beri Edukasi, Pelatihan Mitigasi Dan Langkah Evakuasi
Sebelumnya
Widjo menambahkan, megathrust Selat Sunda kemungkinan memicu tsunami yang lebih tinggi dibanding gempa berkekuatan 9,3 yang melanda Aceh pada 2004 silam.
Selain itu, megathrust Mentawai-Siberut berpotensi memicu gempa besar di masa yang akan datang, karena pernah menimbulkan beberapa bencana sejak 1994.
“Megathrust di wilayah Sumatera, pernah menyebabkan gempa M 8,5 di Nias pada 1994, M 7,9 di Lampung-Bengkulu pada 2000, M 9,3 di Aceh pada 2004, dan M 8,7 di Bengkulu. Jadi, potensi bencana yang akan terjadi, harus kita waspadai,” tandasnya.
Baca juga : Pamor Dedie Rachim Stagnan, Rena Da Frina Bisa Jadi Kejutan
Potensi dua megathrust di Indonesia juga menjadi perbincangan netizen di media sosial X. Sebagian besar netizen berharap, Pemerintah melakukan langkah-langkah antisipasi seperti yang dilakukan Jepang.
Akun @Jerukni01528287 menyatakan, rencana mitigasi dan antisipasi sudah sering digaungkan Pemerintah Daerah yang wilayahnya dekat lempeng tektonik. Namun, realisasinya masih memperihatinkan.
“Ada sih pak omon omon soal megatrust di Pemkab/Pemkot pantai Selatan. Tapi, sekadar omon omon. 'Tahun depan kalau dana mencukupi kita siapkan rencana mitigasi.' Mereka itu kayak mempersiapkan rencana nikah saja, ya,” kritiknya.
Baca juga : DPD Mau Bentuk Pansus Haji
Akun @zuebex tidak berharap terjadi Megathrust di Indonesia. Namun, hasil penelitian yang sudah diuji secara akademis juga tidak bisa diremehkan.
“Kita semua berharap bencana ini tidak terjadi. Tapi, segala sesuatu di luar kuasa kita. Itulah pentingnya mitigasi baik oleh Pemerintah dan semua pemangku kepentingan. Amit-amit ini terjadi tapi Pemerintah maupun masyarakat harus siap dan follow up-nya cepat,” cuitnya.
Sementara, akun @christoph_929 mengkritisi soal edukasi kegempaan dan kebencanaan di Indonesia yang belum memadai. Padahal, Indonesia merupakan negara yang berada di ring of fire.
Baca juga : Kualitas Pendidikannya Jangan Kaleng-kaleng
“Tidak ada sosialisasi masif mitigasi kebencanaan dan kegempabumian dari pemerintah, serta dari media-media lokal, baik cetak, online maupun tv. Harusnya, info-info semacam ini diberi tahu agar Pemerintah Daerah dan masyarakat bisa melakukan upaya antisipasi,” harapnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 15 Agustus 2024 dengan judul Antisipasi Potensi Gempa Bumi Super Besar, BMKG Beri Edukasi, Pelatihan Mitigasi Dan Langkah Evakuasi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.