Dark/Light Mode

Paus Akan Pimpin Misa Akbar Di GBK, Jonan Imbau Umat Datang Lebih Awal

Kamis, 29 Agustus 2024 07:35 WIB
Ketua Panitia Pelaksana Panitia Kunjungan Paus Fransiskus, Ignasius Jonan (kanan) berbincang dengan Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin. (Foto: IG/Ignasius.jonan)
Ketua Panitia Pelaksana Panitia Kunjungan Paus Fransiskus, Ignasius Jonan (kanan) berbincang dengan Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin. (Foto: IG/Ignasius.jonan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus akan memimpin Misa Akbar di Stadion Gelora Bung Karno, pada Kamis, 5 September 2024. Ketua Panitia Penyambutan Paus Fransiskus ke Indonesia, Ignasius Jonan mengimbau umat Katolik yang akan mengikuti misa agar mempersiapkan diri dan datang lebih awal. 

Hal tersebut disampaikan Jonan saat memberikan keterangan pers yang digelar di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Jakarta, Rabu (28/8/2024). Dalam acara itu hadir Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, Ketua KWI Mgr. Antonius Bunjamin Subianto, dan Juru Bicara Panitia, Romo Steven Lalu. 

Jonan menjelaskan, misa suci bersama Paus Fransiskus diperkirakan akan dihadiri lebih dari 80 ribu umat dari berbagai daerah Indonesia. Misa dilaksanakan di dua stadion yang ada di area GBK, yaitu Stadion Utama dan Stadion Madya.

Baca juga : Pramono-Rano Duet Banteng Untuk Di Jakarta

Kata Jonan, Misa Akbar diagendakan mulai pukul 17.00 WIB. Mantan Menteri Perhubungan itu mengingatkan agar umat datang lebih awal di lokasi. Soalnya, seluruh pintu masuk akan ditutup 30 menit sebelum Paus Fransiskus datang ke GBK.

"Jadi umat diharapkan datang lebih awal,” kata Jonan. 

Sebelum memimpin misa, lanjut Jonan, Paus akan menyempatkan berkeliling menyapa umat yang hadir dengan menggunakan mobil kepausan.

Baca juga : Izin Tak Bisa Diulang, PPIH Imbau Jemaah Prioritaskan Ziarah Raudhah

Jonan menambahkan, karena banyaknya umat yang hadir panitia menyiapkan kantong parkir bus di sejumlah titik. Tujuannya agar tidak terlalu mengganggu masyarakat di hari itu.

Tidak lupa, ia juga menghimbau bagi umat yang tidak mendapat undangan agar tidak nekat datang ke GBK. Umat tetap bisa mengikuti misa dari siaran langsung di paroki masing-masing, menonton dari televisi atau live streaming melalui YouTube.

Kata Jonan, yang nekat masuk tanpa undangan dipastikan tidak bisa masuk. 

Baca juga : Salat Jumat Pertama di Masjidil Haram, Jemaah Haji Diimbau Datang Lebih Awal, Pulang Akhir

Terakhir, Jonan menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Daerah Khusus Jakarta yang telah menghimbau perkantoran di Jakarta, khususnya di sekitar area GBK, untuk menerapkan kebijakan work from home pada tanggal 5 September.

Sebab di tanggal tersebut tercatat ada dua agenda besar yang mengambil lokasi di GBK. Selain agenda misa suci bersama Paus Fransiskus, juga ada agenda International Sustainable Forum di JCC yang kabarnya akan dihadiri Presiden Jokowi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.