Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelum Ubah Subsidi BBM Jadi BLT
Data Penerima Perbaiki Dulu, Tingkatkan Pengawasannya
Senin, 30 September 2024 07:25 WIB
Sebelumnya
"Keberhasilan program atau kebijakan itu, sangat bergantung pada akurasi data para penerima. Makanya, klaim penghematan anggaran hingga Rp 200 triliun perlu dikaji lebih dalam, terutama dalam aspek efisiensi administrasi dan efektivitas distribusi BLT," kata Achmad.
Tantangan lain dari kebijakan BLT, tambahnya, soal validasi data penerima. Sebab itu, dia meminta, pemerintahan mendatang melakukan persiapan dan kajian mendalam, utamanya memastikan dampak penghematan anggaran dari kebijakan itu, tidak mengorbankan kesejahteraan masyarakat yang paling rentan.
"Perubahan mekanisme subsidi BBM menjadi BLT, bisa memberi manfaat signifikan jika dikelola dengan baik. Tapi, kebijakan itu juga menghadapi banyak tantangan yang harus dijawab oleh pemerintahan mendatang," tandasnya.
Baca juga : Paslon Boleh Gunakan Buzzer Untuk Kampanye
Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat Presiden terpilih Prabowo Subianto, Burhanuddin Abdullah mengatakan, di era kepemimpinan Prabowo Subianto, subsidi akan diberikan langsung kepada masyarakat dalam bentuk BLT, sehingga tidak lagi berfokus pada subsidi komoditas. Namun, tegas Abdullah, wacana itu masih pada tahap ide dan pematangan.
"Tentunya, kami ingin menjalankan kebijakan itu dengan data yang diperbaiki dan disempurnakan. (Nanti) transfer tunai langsung diberikan kepada masyarakat yang berhak, bukan kepada komoditasnya. Bantuan ini harus diterima langsung oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan," ucapnya.
Di media sosial X, wacana perubahan skema subsidi BBM menjadi BLT menuai beragam komentar. "Sudah yakin nih BLT-nya bakal tepat sasaran? Hati-hati, salah sasaran sedikit saja, bakal disorot habis-habisan," cuit akun @Wonddi 55.
Baca juga : Kebijakan Pangan Perlu Dikawal
"Harus diakui, BBM subsidi banyak yang salah sasaran. Orang-orang sudah lebih pintar. Banyak loh orang mampu yang isi pertalite pakai motor, sampai rumah isi tanki BBMnya disedot, dipindahin ke mobil," timpal akun @tobbuut333.
Sementara itu, akun @pleesetaanngg5 meminta perubahan skema BBM subsidi menjadi BLT diikuti dengan pebaikan data penerima dan pengawasan secara ketat. Menurutnya, data para penerima bantuan juha harus terus di-up date, karena data demografi dan kependudukan terus berubah.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 30 September 2024 dengan judul Sebelum Ubah Subsidi BBM Jadi BLT, Data Penerima Perbaiki Dulu, Tingkatkan Pengawasannya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya