Dark/Light Mode

Sebelum Ubah Subsidi BBM Jadi BLT

Data Penerima Perbaiki Dulu, Tingkatkan Pengawasannya

Senin, 30 September 2024 07:25 WIB
Anggota Komisi VII DPR, Mulyanto. (Foto: Dok. Pribadi)
Anggota Komisi VII DPR, Mulyanto. (Foto: Dok. Pribadi)

 Sebelumnya 
"Keberhasilan program atau kebijakan itu, sangat bergantung pada akurasi data para penerima. Makanya, klaim penghematan anggaran hingga Rp 200 triliun perlu dikaji lebih dalam, terutama dalam aspek efisiensi administra­si dan efektivitas distribusi BLT," kata Achmad.

Tantangan lain dari kebijakan BLT, tambahnya, soal validasi data penerima. Sebab itu, dia me­minta, pemerintahan mendatang melakukan persiapan dan kajian mendalam, utamanya memasti­kan dampak penghematan ang­garan dari kebijakan itu, tidak mengorbankan kesejahteraan masyarakat yang paling rentan.

"Perubahan mekanisme sub­sidi BBM menjadi BLT, bisa memberi manfaat signifikan jika dikelola dengan baik. Tapi, kebijakan itu juga menghadapi banyak tantangan yang harus dijawab oleh pemerintahan mendatang," tandasnya.

Baca juga : Paslon Boleh Gunakan Buzzer Untuk Kampanye

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat Presiden terpilih Prabowo Subianto, Burhanud­din Abdullah mengatakan, di era kepemimpinan Prabowo Subianto, subsidi akan diberikan langsung kepada masyarakat dalam bentuk BLT, sehingga tidak lagi berfokus pada subsidi komoditas. Namun, tegas Abdul­lah, wacana itu masih pada tahap ide dan pematangan.

"Tentunya, kami ingin men­jalankan kebijakan itu dengan data yang diperbaiki dan dis­empurnakan. (Nanti) transfer tunai langsung diberikan kepada masyarakat yang berhak, bukan kepada komoditasnya. Bantuan ini harus diterima langsung oleh keluarga yang benar-benar mem­butuhkan," ucapnya.

Di media sosial X, wacana perubahan skema subsidi BBM menjadi BLT menuai beragam komentar. "Sudah yakin nih BLT-nya bakal tepat sasaran? Hati-hati, salah sasaran sedikit saja, bakal disorot habis-habisan," cuit akun @Wonddi 55.

Baca juga : Kebijakan Pangan Perlu Dikawal

"Harus diakui, BBM sub­sidi banyak yang salah sasaran. Orang-orang sudah lebih pintar. Banyak loh orang mampu yang isi pertalite pakai motor, sam­pai rumah isi tanki BBMnya disedot, dipindahin ke mobil," timpal akun @tobbuut333.

Sementara itu, akun @plee­setaanngg5 meminta perubahan skema BBM subsidi menjadi BLT diikuti dengan pebaikan data penerima dan pengawasan secara ketat. Menurutnya, data para penerima bantuan juha harus terus di-up date, karena data demografi dan kependudu­kan terus berubah.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 30 September 2024 dengan judul Sebelum Ubah Subsidi BBM Jadi BLT, Data Penerima Perbaiki Dulu, Tingkatkan Pengawasannya

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.