Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sopir Tabrak Beton Pembatas Jalan di Pagar Alam
25 Tewas, Bus Sriwijaya Masuk Jurang Sedalam 150 Meter
Selasa, 24 Desember 2019 13:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kecelakaan bus kembali terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel). Kali ini dialami rombongan penumpang Bus Sriwijaya rute Bengkulu-Palembang yang mengangkut sekitar 37 orang penumpang di Pagar Alam. Total sampai dengan saat ini ada 25 penumpang tewas.
Kecelakaan diduga karena sopir bus menabrak beton pembatas jalan. Sehingga bus terjun ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 150 meter.
Baca juga : Rusa Thailand Mati Telan 7 Kg Sampah, Isinya Antara Lain Celana Dalam Pria
Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Pitra Setiawan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (23/12) pukul 23.15 WIB.
“Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Pagar Alam-Lahat KM 9 Ds. Plang Kenidai Kelurahan Plang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Saat ini korban meninggal dunia sebanyak 25 orang, luka berat 7 orang, luka ringan 9 orang," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (24/12).
Baca juga : Peringati Sumpah Pemuda, Pelajar RI di Paris Beri Masukan ke Nadiem Makarim
Saat kejadian malam hari, kata Pitra, bus berukuran besar ini menabrak dinding penahan tikungan Lematang Indah sehingga masuk ke dalam jurang dengan kedalaman kurang lebih 150 meter dan jatuh ke dasar aliran sungai Lematang. "Saat ini masih dalam proses evakuasi korban dan masih memungkinkan adanya jumlah korban bertambah. Kami akan berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kepolisian, Dinas Perhubungan maupun pihak terkait mengenai kecelakaan ini," ujarnya.
Pitra juga minta KNKT dan Kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian ini serta penyebabnya supaya ke depannya tidak terulang kejadian serupa lagi. Kalau nanti hasilnya operator tidak menjamin keselamatan kendaraan dalam arti tidak laik jalan maka bisa saja nanti operator untuk bertanggungjawab secara hukum.
Baca juga : Bus Terjungkal, 7 Tewas Di Tol Cipularang
Berdasarkan data yang dilaporkan oleh Polres Pagar Alam, kronologi kejadian yakni bus pada awalnya membawa penumpang kurang lebih 50 orang dan berjalan dari arah Bengkulu kota yang mengarah ke Palembang. Bus berangkat kurang lebih pukul 14.00 WIB dari pool. Saat melewati TKP tikungan Lematang Indah KM 9 kota Pagar Alam, mobil melaju dengan kecepatan tinggi menabrak dinding pembantas sehingga masuk ke jurang sedalam kurang lebih 150 meter dan jatuh ke tengah aliran sungai Lematang.
“Untuk saat ini, korban luka-luka telah dibawa ke Rumah Sakit Daerah Besemah Pagar Alam. Kondisi bus mengalami rusak berat. Sampai saat ini Pihak Polres Pagar Alam dan instansi terkait masih melaksanakan proses evakuasi di lokasi kejadian. Kami juga akan segera menyelidiki apakah bus ini masih dalam kondisi layak atau tidak,” ungkapnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya