Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Munas VII IKA PMII, Kandidat Ketum Diharap Jaga Moral Etik Persaudaraan
Kamis, 20 Februari 2025 22:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menjelang pembukaan Musyarawah Nasional (Munas) VIII Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII), Jumat (21/2/2025), sudah mulai muncul sejumlah kandidat Ketua Umum.
Beberapa nama yang muncul adalah Pengurus DPP PKB dan Anggota BPK Fathan Subkhi, Menteri ATR-BPN Nusron Wahid, Anggota DPR RI Fraksi Golkar Purnomo, dan Mantan Anggota DPR RI Zaeni Rahman.
Kemunculan beberapa nama kandidat ini merupakan fenomena menarik. Karena beberapa hari menjeang Munas, belum ada nama-nama yang muncul.
Menurut Ketua Stering Comitte (SC) Ngatawi al-Zastrouw, kemunculan para kandidat ini adalah perkembangan yang baik, karena suasana akan menjadi lebih dinamis.
"Namun saya mengingatkan agar para kandidat yang berkompetisi dapat menjaga moral etik dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini sudah terbangun di kalangan warga IKA PMII," pesan Zastrouw.
Baca juga : Ketum KONI Pusat Kukuhkan dan Lantik 4 Ketum Federasi Nasional Pordasi
Zastrouw menjelaskan, selain memilih Ketua Umum, Munas juga akan memebahas beberapa issu strategis terkait dengan peran IKA PMII dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hasil pembahasan ini akan menjadi pijakan untuk merumuskan langkah strategis organisasi dan program kerja serta rekomendasi.
Ada tiga isu utama yang akan dibahas dalam Munas ini, yaitu reaktivasi genetika unggul bangsa nusantara, industri strategis dan penguasaan teknologi tinggi, serta penegelolaan sumber daya alam yang berkeadilan. Zastrouw berharap Ketua Umum terpilih dapat mengawal pemikiran dan kerangka konsep ini.
"Syukur yang terpilih mereka yang sudah ikut telibat dalam pembahasan intens isi-isu ini sehingga dapat memahami gagasan ini secara utuh," sambung Zastrouw.
Senada, Ketua Umum IKA PMII Ahmad Muqowwam menyatakan, pengurus IKA PMII ke depan harus dapat menjaga soliditas dan semangat persaudaraan yang selama ini sudah terbangun.
"Anggota IKA PMII ini beragam pilihan politik, profesi, dan latar belakang sosial. Semua harus terayomi dan mendapat tempat, agar mereka merasa nyaman berada dalam wadah IKA PMII," harap Muqowwam.
Baca juga : Jokowi Ajak Pujakesuma Jakarta Jaga Persatuan dan Kerukunan
Sementara Ance Selian, Ketua Wilayah IKA PMII Sumatera Utara berharap, peserta menginginkan suasana sejuk, damai, dan bersahabat ini terus tercipta selama Munas berlangsung.
Terkait dengan kriteria figur calon Ketua Umum, Ance berharap pada sosok yang mau turun ke bawah, tidak elitis, dan terbebani dengan berbagai aturan birokratis.
"IKA PMII ini organisasi persaudaraan dan persahabatan, kalau Ketua Umumnya terlalu birokratis dan terikat dengan berbagai aturan protokoler nanti kita susah berkomunikasi dan konsolidasi," pesannya.
Sementara itu, Ketua Wilayah Maluku Utara Rusman Ya’kum, berharap Ketua Umum mendatang adalah sosok yang mau meluangkan waktu untuk mengurus IKA PMII, dapat menjadi jembatan penghubung antar kader yang fungsional.
"Sebagaimana yang terjadi selama ini saya mengharapkan ketum terpilih adalah sosok yang bisa meluangkan waktu untuk mengurus IKA PMII dan menjadi jembatan penghubung antar kader. Sehingga IKA PMII menjadi lebih solid," ujarnya.
Baca juga : Dipastikan KSAD, Tidak Ada Gerakan yang Ganggu Pelantikan Presiden
Ketua Orgnizing Comitte (OC) Sudarto menambahkan, secara teknis, persiapan munas sudah 95 persen. Seluruh fasilitas dan perlengkapan untuk peserta sudah siap. Bahkan beberapa peserta dari luar Jawa mulai berdatangan.
"Seluruh kamar dan fasilitas untuk peserta sudah kami siapkan, kami berharap semua peserta dapat menempati fasilitas yang disediakan panitia di Hotel Sahid. Supaya lebih akrab, guyub, dan bersahabat. Tidak perlu ada karantina-karantina yang membuat kita terpisah-pisah, karena Covid-19 sudah berlalu," ujar Mas Darto, sapaan karibnya.
Diketahui, Munas IKA PMII ini akan diikiti oleh 34 Wilayah dan 280-an Cabang Se-Indonesia. Munas akan dilaksanakan pada 21 sampai 23 Februari di Hotel Sahid Jakarta. Pembukaan akan dilaksanakan, Jumat (21/2/2025) pukul 14.00.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya