Dark/Light Mode

Sesalkan Kerusuhan Berujung Korban Jiwa

Mahfud MD: Yang Salah Pejabat Korup Penganut Serakahnomics

Jumat, 29 Agustus 2025 10:18 WIB
Pakar hukum tata negara Mahfud MD. Foto: Istimewa
Pakar hukum tata negara Mahfud MD. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Aksi unjuk rasa buruh dan mahasiswa Kamis (28/8/2025) diwarnai meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan (20). Affandi tewas setelah ditabrak mobil Barakuda Brimob.

Pakar hukum tata negara Mahfud MD menyampaikan duka cita dan menyesalkan peristiwa ini. Mahfud menilai, biang utama kekacauan yang berujung situasi memanas di akar rumput adalah para pejabat korup.

"Yang salah adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics. Itu biang utamanya," kata Mahfud MD dalam pesannya, Jumat (29/8/2025).

Baca juga : KDM Bersyukur, Tak Ada Korban Jiwa Dalam Musibah Gempa M4,9 Kabupaten Bekasi

Mantan Ketua MK ini juga mengimbau semua pihak instropeksi diri dan bijak. Jangan lagi benturkan aparat lapangan dengan rakyat yang menuntut dan menggunakan hak konstitusionalnya.

"Sabar dan jernih dalam melihat peristiwa," pesannya.

Mahfud bilang, mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan dan ditindak secara represif. Karena rakyat menyampaikan aspirasi dalam koridor penegakan keadilan.

Baca juga : Prabowo: Yang Kaya Jangan Seenaknya

Sementara personel aparat berbarakuda di lapangan yang kemudian menabrak pendemo juga harus dikasihani. Mereka itu mungkin panik karena terjepit.

"Jika tidak tegas disalahkan oleh atasan, tetapi jika terlalu tegas berhadapan dengan massa," tuturnya.

Seperti diberitakan, driver ojol Affan Kurniawan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Baca juga : Tetapkan Kepengurusan Baru, PERPRINDO Siap Perluas Sinergi dengan Pemerintah

Affan Kurniawan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah dilindas mobil Rantis Brimob Polri. Naas, nyawa Affan tak tertolong. Para driver ojol tidak terima dan menggeruduk Markas Brimob Kwitang. Hingga saat ini, situasi di sejumlah titik di Jakarta, masih memanas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.