Dark/Light Mode

Undang Pengamat, Media Dan Akademisi

Kapolri Membuka Diri Demi Reformasi Polri

Kamis, 25 September 2025 07:25 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo . (Foto: Tedy Octariawan Kroen/Rakyat Merdeka/rm.id)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo . (Foto: Tedy Octariawan Kroen/Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Dasco juga menekankan, tidak benar bila ada anggapan kedua lembaga ini saling bertentangan. 

“Itu salah, karena itu persiapan untuk menyambut Komisi Reformasi,” ujar politikus Partai Gerindra tersebut. 

Lebih lanjut, Dasco menanggapi soal bergabungnya mantan Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolkam) Mahfud MD dalam Komisi Reformasi Kepolisian bentukan Istana. 

Baca juga : Analisis Perbandingan Gagasan Prabowo Vs Trump Di Sidang Umum PBB

Menurutnya, Mahfud adalah figur yang memahami betul dinamika keamanan dan hukum di Indonesia. “Iya, nggak apa-apa. Pak Mahfud kan tokoh yang kredibel. Dia pernah Menko Polkam dan dia memahami,” ucap Dasco. 

Sementara itu, Bambang Rukminto dari ISESS yang ikut dalam rapat menilai, tim akselerasi yang beranggotakan 52 perwira Polri perlu membuktikan diri dengan langkah konkret. 

“Tim harus menyentuh aspek substansial, terutama pada penegakan hukum,” ujarnya. 

Baca juga : Kebijakan Kementan Masih Tambal Sulam

Bambang mengingatkan, Polri adalah ujung tombak sistem keamanan nasional sekaligus bagian integral dari sistem peradilan pidana. Perbaikan sistem meritokrasi, tambahnya, harus menjadi agenda penting. Termasuk reformasi dalam pendidikan, pola karier, serta penerapan reward and punishment

“Kontrol pengawasan itu penting, agar reformasi berjalan nyata,” kata Bambang. 

Untuk itu, Bambang menekankan perlunya dukungan eksternal untuk mempercepat pembenahan. 

Baca juga : Operator Tol Tidak Standar Siap-siap Dikenakan Sanksi

“Tanpa dorongan dari tim bentukan Presiden, masyarakat akan tetap pesimis. Tidak mungkin pembenahan hanya dilakukan internal kepolisian,” jelasnya. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.