Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dana 10 T Dikembalikan Ke Aceh, Sumut & Sumbar
Tito: Kekuatan Dimobilisasi Percepat Pemulihan Bencana
Senin, 19 Januari 2026 07:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kabar baik datang dari pemerintah pusat untuk Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar). Dana transfer daerah (TKD) sebesar Rp 10,6 triliun yang sebelumnya terkena pemotongan akibat efisiensi, dikembalikan lagi untuk ketiga provinsi yang terkena dampak bencana tersebut. Menurut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, keputusan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat memobilisasi seluruh kekuatan untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
Tito mengatakan, pengembalian dana TKD bagi wilayah terdampak bencana sudah direstui Presiden Prabowo Subianto. Kata dia, Presiden sangat memahami kesulitan di daerah tersebut dan berkomitmen untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
“Beliau sudah mobilisasi semua kekuatan pusat, dan itu ada anggaran yang tersendiri,” tutur Tito di rumah dinas, Jalan Widya Candra, Jakarta, Sabtu (17/ 1/2026) malam.
Baca juga : Kerahkan 600-an Pompa Banjir, Jakarta Merendam 45 RT & Jalur Ke Bandara
Hanya saja, pemerintah daerah (pemda) juga diminta untuk bergotong royong bersama pemerintah pusat dalam percepatan pemulihan bencana. Terlebih, pengembalian dana TKD juga demi menguatkan kondisi pemda.
Kata Tito, Presiden juga berpesan kepada para kepala daerah agar menggunakan dana tersebut secara efektif dan efisien, untuk kepentingan pemulihan kehidupan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar dana tersebut tidak diselewengkan.
“Kalau anggaran bencana ini sampai diselewengkan, mudaratnya berlipat-lipat ganda. Satu, pidana. Yang kedua, tanggung jawab kepada Tuhan. Yang ketiga, menari-nari di atas penderitaan masyarakatnya sendiri. Nggak boleh,” pesan Tito.
Baca juga : Gerindra Sumut Perkuat Layanan Ke Masyarakat
Dari Rp 10,6 triliun, Pemprov Aceh akan mendapat pengembalian TKD Rp 1,6 triliun untuk 23 kota/kabupaten. Sementara Sumut diberikan Rp 6,3 triliun untuk 33 kota/kabupaten. Sedangkan Sumbar akan menerima dana TKD Rp 2,7 triliun untuk 19 kabupaten/kota.
Tito mengatakan, dana tersebut dapat digunakan sesuai dengan persoalan di daerah masing-masing. Seperti perbaikan jalan, mengurus pengungsi, normalisasi “Saya akan kawal secepat mungkin bersama dengan Menteri Keuangan agar anggaran-anggaran ini dapat segera ditransfer ke daerah-daerah secepat mungkin. Itu saja,” ujarnya.
Mantan Kapolri ini juga memastikan, seluruh kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut mendapat pengembalian TKD secara utuh. Mengingat, semua daerah terdampak bencana mengalami persoalan sosial dan ekonomi.
Baca juga : Emirsyah Ajukan PK, Kejagung Siap Hadapi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga memastikan, penyaluran dana TKD ke tiga provinsi tersebut tidak dipotong. Pemerintah memberikan perlakuan khusus dengan menaikkan batas penyaluran agar daerah tersebut memiliki ruang fiskal yang cukup dalam untuk penanganan bencana.
“Setiap bulan ada, cuma dengan adanya itu (bencana) kan batasnya dinaikin. Sampai mereka dapat sekitar Rp 9 triliun. Senin juga udah ada, kan biasa ada terus. Hanya kalau dipotong kan habis kesananya, sekarang kan nggak,” urainya di TMII, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya