Dark/Light Mode

Phonska OCA, Pupuk Cair Petrokimia Gresik yang Diklaim Mudahkan Petani

Kamis, 12 Maret 2020 19:11 WIB
Peluncuran Phonska OCA (Foto: Dok. Petrokimia Gresik)
Peluncuran Phonska OCA (Foto: Dok. Petrokimia Gresik)

RM.id  Rakyat Merdeka - Petrokimia Gresik meluncurkan pupuk baru yang diberi nama Phonska OCA, di Gresik, Kamis (12/3). Phonska OCA merupakan gabungan pupuk majemuk NPK dengan pupuk organik dalam bentuk cair.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, menjelaskan, Phonska OCA merupakan terobosan terbaru. Kandungan unsur hara pupuk cair ini sangat lengkap. Mulai dari Nitrogen (N), Phosphate (P), Kalium (K), N-Organik (minimal 0,5 persen), dan C-Organik (minimal 10 persen). 

“Pupuk ini menjadikan pekerjaan petani semakin mudah. Karena sebelumnya petani harus mengaplikasikan pupuk organik petroganik untuk menyuburkan tanah dan menggunakan pupuk NPK untuk mendongkrak produktivitas,” ujar Rahmad.

Baca juga : Polisi Amankan 79,5 KG Ganja yang Diselundupkan Dalam Ban Mobil

Phonska OCA, lanjut Rahmad, diciptakan untuk tanaman pangan dan hortikultura seperti kedelai, kentang, cabe, bawang merah, sayuran, dan tanaman hortikultura lainnya. Wujudnya yang cair menjadikan pupuk ini mudah dalam diaplikasikan dan tidak mengubah kebiasaan petani. 

Pupuk ini mudah larut dalam air, tidak menimbulkan endapan, tanpa residu, dan mudah diserap tanaman. Selain itu juga tidak menimbulkan efek terbakar pada jaringan tanaman dan ramah lingkungan. “Berdasarkan hasil uji coba pada tanaman hortikultura, pupuk Phonska OCA mampu meningkatkan produktivitas antara 13 persen hingga 61 persen,” ujar Rahmad.

Di Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, aplikasi Phonska OCA pada bawang merah mampu meningkatkan produktivitas sebesar 53,51 persen (dengan total panen 22,01 ton per hektar) dan pada tanaman kedelai mampu meningkatkan produktivitas 13,79 persen (0,99 ton per hektar). 

Baca juga : Maju Pilkada 2020, Putri Amin Gagas Tangsel Digital

Sedangkan, pada kentang di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur berhasil mendongkrak produktivitas hingga 25,37 persen (16,11 ton per hektare) dan pada cabe di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang meningkat hingga 61,83 persen (8,84 ton per hektare).

Rahmad menjelaskan, peluncuran Phonska OCA merupakan bagian dari program Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik (TBPG) untuk menciptakan masa depan baru bagi perusahaan dan pertanian di tanah air. Selain itu juga menjadi bagian dari upaya edukasi Petrokimia Gresik terhadap pertanian di Indonesia dalam menjaga keberlanjutan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

"Selanjutnya kami akan mulai memperkenalkan produk ini kepada petani, membuat lahan percobaan, utamanya di sentra hortikultura di Indonesia," terangnya.

Baca juga : Tingkatkan Minat Milenial Bertani, Petrokimia Gresik Gelar Jambore Petani Muda 3

Phonska OCA menjadi wujud komitmen Petrokimia Gresik untuk mendukung program Kementerian Pertanian (Kementan) dalam peningkatan kesadaran petani terhadap penggunaan dan peningkatan kualitas pupuk organik. "Phonska OCA hadir sebagai solusi pertanian berkelanjutan khususnya untuk komoditas hortikultura,” tutup Rahmad. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.