Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin dipastikan meninggal bukan karena virus Corona atau Covid-19.
Pria yang akrab disapa Badar itu meninggal lantaran sakit komplikasi.
"Beliau mengalami sesak nafas, yang disertai dengan komplikasi penyakit diabetes, jantung, dan ginjal," ungkap Wakil Kepala PPATK, Dian Ediana Rae saat takziyah ke rumah duka di Jalan Tebet Timur III, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3).
Baca juga : Jenazah Kepala PPATK Dites Ulang Virus Corona
Dian menceritakan, awalnya Badar mengalami demam dan dilarikan ke RS Medistra pada Jumat (6/3) pekan lalu. "Dia dirawat selama beberapa hari dirawat di Medistra," ujarnya.
Badar kemudian mengalami sesak nafas, sehingga dirujuk ke RSUP Persahabatan karena pada Kamis (12/3) kemarin. Dia sempat masuk ke ruang isolasi.
Meski demikian, Dian menegaskan, koleganya meninggal bukan karena terjangkit virus Corona.
Baca juga : Update Wabah Corona: 96 Terinfeksi, 5 Meninggal Dunia, 8 Sembuh
"Perlu kami sampaikan, walaupun dirawat di ruang isolasi di RS Persahabatan, hasil dua kali tes menyebutkan bahwa almarhum Kiagus Ahmad Badaruddin negatif Corona," tegas Dian.
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto juga sudah memastikan, Badar tidak terinfeksi virus corona. Apalagi, sudah dua kali menjalani tes. Yang kedua, dilakukan hari ini.
"Saya pastikan negatif (Corona). Sudah diperiksa jam 14.00 WIB tadi. Hasilnya negatif," ujar Yuri yang juga menjabat Dirjen P2P Kemenkes di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (14/3) sore. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya