Dark/Light Mode

Seleksi Calon Ketua DPC, PKB Sumut Buka Ruang Bagi Calon Eksternal

Jumat, 27 Februari 2026 06:45 WIB
Sekretaris DPW PKB Sumut, Zeira Salim Ritonga. (Foto: Instagram/zeirasalimritonga)
Sekretaris DPW PKB Sumut, Zeira Salim Ritonga. (Foto: Instagram/zeirasalimritonga)

 Sebelumnya 
“Uji kelayakan oleh DPP akan melibatkan pihak eksternal seperti praktisi, konsultan, dan psikolog untuk menilai kapasitas serta kepemimpinan calon Ketua DPC,” ucapnya. 

Lebih lanjut, Zeira mengatakan, hasil dari seluruh tahapan itu akan bermuara pada penetapan Ketua DPC definitif pe­riode­ 2026–2031. Ketua terpilih memiliki tugas membentuk struktur kepengurusan hingga tingkat PAC, ranting desa, dan kecamatan. 

Zeira menegaskan, Muscab serentak bukan sekadar agenda rutin organisasi, tapi strategi untuk memperkuat struktur PKB di Sumut menghadapi agenda politik ke depan. “Pada dasarnya, kami membuka peluang seluas-luasnya. Muscab ini adalah titik awal konsolidasi komprehensif di seluruh 33 wilayah,” katanya. 

Baca juga : Hilirisasi Bawang Merah Moncer, Titiek Soeharto Kasih Jempol Ke Pemerintah

Ketua Tim V Muscab Serentak 33 DPC PKB se-Provinsi Sumut, Muniruddin Ritonga menambahkan, pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut instruksi DPP PKB dalam rangka penataan dan penguatan struktur partai di daerah. 

“DPW PKB Sumatera Utara telah melaksanakan seluruh tahapan sesuai instruksi DPP terkait penataan struktur DPC. Ini bukan sekadar formalitas organisasi, tapi langkah strategis membangun soliditas dan efektivitas kerja politik partai,” ujarnya. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumut itu menjelaskan, Tim V bertugas melakukan pemetaan dan penjaringan calon pengurus serta ketua DPC PKB di 33 kabupaten/kota. Proses ini dilakukan secara terukur, objektif, dan berbasis kebutuhan riil organisasi di masing-masing daerah. 

Baca juga : Nasabah Diimbau Waspada, Penipu Siber Gencar Cari Mangsa Selama Ramadan

“Tim akan bekerja secara internal dan juga membuka ruang eksternal. Artinya, kami tetap memprioritaskan kader, namun tidak menutup peluang bagi tokoh masyarakat yang ingin bergabung dan berjuang bersama PKB,” terangnya. 

Muniruddin menambahkan, sesuai Peraturan Partai nomor 4 tahun 2025, figur dari luar partai dimungkinkan untuk masuk dalam struktur, sepanjang mengikuti mekanisme kaderisasi yang telah ditetapkan. Proses tersebut mencakup orientasi, pembekalan ideologi, hingga standar kompetensi keilmuan dan kepartaian. 

“Organisasi politik harus adaptif. Kita membuka diri, merangkul kekuatan baru, tanpa meninggalkan kader yang telah lama berjuang. Di sinilah pentingnya keseimbangan antara regenerasi dan loyalitas,” tandasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.