Dark/Light Mode

Luhut Diserang Faisal Basri dan Said Didu

Ghibah di Tengah Wabah, Parah

Minggu, 5 April 2020 08:01 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Istimewa)
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Sementara untuk pernyataan Said Didu, Jodi menegaskan harus ada permintaan maaf dalam waktu 2x24 jam. Jika tidak, dia mengancam bakal membawanya ke jalur hukum. Dia menyebut, tudingan yang disampaikan Said Didu mengenai dana pembangunan IKN tersebut tidak berdasar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Di jagat Twitter, netizen alias warganet mengomentari cuitan Faisal Basri. Banyak yang lucu-lucu. Salah satunya, @AnakAbuNawas. “Lebih bahaya dari Covid19. Berarti harus disinfektan ya pak @FaisalBasri?” cuitnya. 

Baca juga : MUI Imbau Orang Kaya Tunaikan Zakat dari Sekarang, Bantu Sesama di Tengah Wabah Covid-19

Dia kemudian berkomentar di akun twitter sebuah media, dengan cuitan yang tak kalah lucunya. “Gua colek @WHO ach, kali aja dibaca. Pak WHO, ini ada yg lebih berbahaya dari #Covid_19 namanya Luhut Panjaitan,” kicau dia. 

Akun @mamaciaaa malah bertanya kepada Faisal. “Terus kenapa orang-orang termasuk bapak pada takut keluar rumah? Takut ketemu LBP di luar?” tanya dia. 

Baca juga : Teten: UMKM Jadi Penyangga Ekonomi Di Tengah Wabah Corona

Sementara akun @pinsil_hitam menyerang Faisal. “Guwa mau bilang masker kain basah lebih berguna dari cuitan Faisal Basri,” serangnya. Akun @Abu_Humayro mencoba mendamaikan. “GHIBAH di tengah wabah. Parah.. bukannya bersatu,” kritiknya. 

Hal yang sama ditulis @AbdulGaniJkt. “Kondisi bangsa seperti ini mending turun bantu tim medis dan masyarakat utk mengatasi penyebaran covid-19 wesuai kemampuan masingmasing. Omdo sudah gak dibutuhkan sekarang... terjun langsung bos,” sindirnya. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.