Dark/Light Mode

Melihat Video Istana Rapat Soal Corona

Kapan Ya Bisa Lihat Pak Jokowi Tersenyum

Selasa, 12 Mei 2020 07:23 WIB
Presiden Joko Widodo. (Foto: IG@jokowi)
Presiden Joko Widodo. (Foto: IG@jokowi)

 Sebelumnya 
Bahkan dalam beberapa rapat terbatas, Jokowi justru meluapkan kekecewaan. Ada beberapa hal yang membuat Presiden marah. Misal, stok pangan yang minim di sejumlah daerah, lambatnya tes PCR, sampai penerapan PSBB di sejumlah daerah yang kurang efektif.

Pakar Epidemologi, Pandu Riono coba menelaah sikap Presiden yang kerap kecewa belakangan ini. Pandu menduga kemarahan Jokowi itu disebabkan karena korban Virus Corona terus berjatuhan. Padahal, banyak warga yang kini menderita karena kesulitan ekonomi.

Baca juga : Pede Punya Antibodi Corona, Madonna Nongol Di Ultah Temen

Pandu mengatakan, kemarahan Jokowi itu disebabkan karena angka korban Virus Corona yang makin bertambah. “Kalau orang Jawa sudah bilang ‘Dengan cara apapun’ itu artinya dia marah sekali.” “Karena kesal melihat situasi kok enggak turun-turun?,” sambungnya.

Meskipun Presiden jarang senyum saat rapat, tapi saat bertemu dengan warga justru kebalikannya. Jokowi tetap ramah senyum. salah satunya ketika menyapa warga yang tinggal di sepanjang gang sempit di Sempur, Bogor pada Minggu (26/4) malam.

Baca juga : Koalisi Jokowi Berantakan

Di tengah remang-remang malam itu, wajah Jokowi bisa secepat kilat berubah menjadi cerah. Ia senyum sumringah, ketika bebincang dengan warga yang ditemui, meskipun sejenak. Seakan cobaan pandemi Covid-19 yang berat ini, terasa ringan.

Rabu (7/5) petang lalu, Jokowi kembali terlihat senyum. Tapi lagi-lagi, ketika menyapa rakyat, meskipun lewat video. Jokowi juga menyapa dengan senyum lewat video, ketika mengimbau masyarakat untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan.

Baca juga : Stres Karena Wabah Corona? Warga Bisa Curhat Lewat Telepon Ke Nomor Ini…

Ia tidak memasang wajah kesal ketika menyampaikan bahwa dari laporan yang ia terima, kerumunan masih terlihat di kampung-kampung. Masih ramai. Hanya jalan di beberapa daerah saja yang sepi. "Padahal interaksi fisik itu harus dikurangi, harus jaga jarak, harus bermasker, harus sering cuci tangan sehabis kegiatan,” pesan presiden, dengan tetap menyunggingkan senyum ramahnya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.