Dewan Pers

Dark/Light Mode

Badan POM-RI Dukung Percepatan Pengujian Spesimen Covid-19

Rabu, 20 Mei 2020 21:58 WIB
Kepala Badan POM-RI, Penny Lukito (kanan) dan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Foto: Istimewa)
Kepala Badan POM-RI, Penny Lukito (kanan) dan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (Badan POM-RI) mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk meminimalisasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dengan percepatan pengujian specimen virus tersebut.

Kepala Badan POM-RI, Penny Lukito mengatakan percepatan pengujian itu dilakukan melalui Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) dan 21 Balai Besar/Balai POM yang memiliki alat RT-PCR yang disiagakan untuk membantu percepatan pengujian Covid-19 di daerah.

“Dengan mengerahkan segala sumber daya di pusat dan daerah, kami berupaya seoptimal mungkin membantu percepatan penanganan Covid-19, termasuk penyediaan laboratorium pengujian spesimen,” ungkap Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito saat konferensi pers usai menemui Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Selasa (19/5).

Penny menambahkan, Badan POM siap mendukung pengujian spesimen Covid-19 dengan peminjaman instrumen RT-PCR, Sumber Daya Manusia (SDM) penguji, maupun pengujian hasil ekstraksi spesimen bila terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan di daerah.

Berita Terkait : BI dan Kemlu Perkuat Diplomasi Ekonomi Hadapi Covid-19

Dalam rapat terbatas Satuan tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Presiden Joko Widodo minta agar percepatan pengujan sampel tes Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dilaksanakan, karena kecepatan dan ketepatan pengujian spesimen memegang peranan kunci sebagai langkah penanggulangan.

Lebih lanjut Penny K. Lukito memaparkan bahwa lima laboratorium Badan POM siap mendukung percepatan pengujian spesimen Covid-19.

“Kapasitas pengujian spesimen Covid-19 sebanyak 300 sampel/hari oleh PPPOMN, 200 sampel/hari oleh Balai POM di Gorontalo, 150 sampel/hari oleh Balai Besar POM di Makassar, 90 sampel/hari oleh Balai Besar POM di Jayapura, dan 180 sampel/hari oleh Balai POM di Ambon,” jelasnya.

Hingga 18 Mei 2020, menurut Penny, empat laboratorium Badan POM telah operasional melakukan pengujian Covid-19. Laboratorium PPPOMN menguji 868 spesimen dari RS Darurat Wisma Atlet dan Asrama Haji serta Balai POM di Gorontalo menguji 730 spesimen atas kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait : Duh, Enam Pemain Liga Inggris Positif Covid-19

Selain itu, laboratorium Balai Besar POM di Jayapura dan Balai POM di Ambon masing-masing telah menguji 41 dan 153 sampel ekstraksi RNA spesimen Covid-19.

“Selain itu, laboratorium PCR milik Balai Besar POM di Makassar telah siap operasional untuk melakukan pengujian spesimen COVID-19 dan saat ini sedang menunggu koordinasi penerimaan spesimen yang akan diuji,” ungkap Penny.

Hingga saat ini, tercatat 16 Balai Besar/Balai POM yang memiliki RT-PCR telah atau dalam proses meminjamkan peralatan pengujian berupa RT-PCR dan pendukungnya kepada laboratorium di 16 provinsi.

Ke-16 provinsi tersebut adalah Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tenggara serta Lampung, Jambi, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Barat.

Berita Terkait : KBRI Stockholm Gelar Diskusi Tata Laksana Pasien Covid-19 di Swedia

Komitmen Badan POM untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19, Badan POM melakukan merenovasi dan meng-upgrade laboratoriumnya menjadi Laboratorium 3 PPPOMN yang memenuhi kriteria dan fasilitas Biosafety Level 2 (BSL-2) plus yang sesuai untuk pengujian sampel COVID-19.

”Rencananya, kami meresmikan Gedung laboratorium 3 PPPOMN sebagai fasilitas khusus pengujian sampel COVID-19 serta produk berisiko lainnya Kamis (20/5),” pungkasnya. [SRI]