Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Imbas Pandemi Covid-19
Rp 2,7 Triliun Target Perolehan Pajak Bandung Jauh dari Capaian
Rabu, 24 Juni 2020 06:13 WIB
Sebelumnya
Sedangkan untuk tahun depan, Arif menjamin akan tetap memberikan stimulus dengan besaran yang menyesuaikan perkembangan ekonomi Kota Bandung. Stimulus ini bertahap dan berjenjang.
“Ini merupakan perhatian kita pada masyrakat yang sedang mengalami pandemi,” imbuhnya.
2. Bebas Denda Pajak
Untuk Tunggakan sampai 2017 BPPD menggratiskan denda tunggakan pajak 2017 sampai 2020.
Baca juga : Lawan Covid-19, Presiden Zimbabwe Pimpin Doa dan Puasa Nasional
Warga yang masih menunggak PBB bisa langsung melunasi kewajibannya tanpa harus khawatir akan terkena denda. “Untuk wajib pajak akan bayar PBB, misalnya di tahun 2017 dan 2018 belum bayar PBB, silakan bayar pokoknya saja. Itu namanya sunset policy, kita bebaskan itu sehingga masyarakat bisa membayar pokoknya saja,” ujar Arif lagi.
3. PBB Gratis untuk Warga Miskin
Pemkot Bandung menggratiskan PBB untuk warga miskin dengan nilai PBB di bawah Rp100.000. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk keberpihakan Pemkot Bandung kepada warga menengah ke bawah.
“Silakan bapak ibu cek ke kantor UPT kami, sudah kami cap lunas,” tuturnya.
Baca juga : Sampai Mei Baru Rp 526 Triliun, Penerimaan Pajak Turun 7,9 Persen
4. PBB Gratis untuk Veteran.
Diskon untuk Pensiunan Pemkot Bandung juga menggratiskan PBB untuk para pejuang kemerdekaan. Para veteran yang ingin memanfaatkan fasilitas ini bisa mengajukan kepada Pemerintah Kota Bandung.
“Veteran pejuang kemerdekaan, 100 persen bebas apabila mengajukan. Kalau veteran merasa keberatan silakan mengajukan. Pensiunan ASN, BUMN, BUMD, TNI, Polri juga mendapat keringanan. Ada yang 25 persen, 40 persen, ada beberapa,” jelasnya.
5. Bayar PBB dengan Sampah.
Baca juga : Gugus Tugas: Jangan Kaget Dan Berpatokan Sama Angka
Hanya di Kota Bandung Jika warga kesulitan membayar PBB, BPPD Kota Bandung juga membolehkan warga membayar kewajibannya dengan menggantinya dengan sampah.
Warga bisa membuka rekening di bank sampah mandiri yang ada di wilayahnya. Jika saldo tabungannya sudah mencukupi, maka bank sampah akan melakukan autodebet untuk membayarkan PBB.
“Jadi misalnya sehari bisa mengumpulkan plastik, kardus, kaleng, lalu ditukar ke bank sampah misalnya jadi Rp8.000, begitu terus setiap hari sampai cukup saldonya, maka akan langsung autodebet. Kalau saldonya belum cukup sampai jatuh tempo, bisa ditambah (dengan uang). Lebih meringankan, kan,” ucap Arif.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya