Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dua Kali Rapid Test
Rektor IPDN Pastikan Tak Ada Praja Terpapar Virus Corona
Selasa, 14 Juli 2020 20:12 WIB
Sebelumnya
Siapkan Sanksi Pidana
Sementara, Mendagri Tito Karnavian berjanji akan mempidanakan siapa saja yang melanggar aturan di Kampus IPDN.
"Yang aborsi, narkoba atau kekerasan, ada yang katanya setoran, kita akan zero tolerance. kita akan tindak dan pidanakan. karena itu efek jera," kata Tito.
Baca juga : Eko Patrio Siap Hidupkan dan Perkuat Basis PAN
Adapun soal kemampuan intelektual praja, Tito berkata IPDN telah membekali para praja agar tak hanya memiliki kemampuan teknokratis. Para praja juga didik agar bisa berfikir secara akademis.
Menurutnya, karakter itu memiliki pengaruh besar bagi lulusan IPDN ketika ditugaskan di daerah.
"Jadi arahnya birokrat ke depan punya militansi, disiplin, kerapian, fisik yang baik, enggak gendut-gendut. Dan mereka memiliki kemampuan umum dan kemampuan teknis di bidang administrasi pemerintahan," jelas Tito.
Baca juga : Telkomsel Pastikan Data Pelanggan Tetap Aman
Selain itu, Tito mengklaim belum ada praja IPDN, Jatinangor, Jawa Barat yang tertular dan positif virus corona. Padahal, IPDN termasuk riskan karena institusi pendidikan berbasis asrama.
"Di Jatinangor ada 4 ribu praja. Kita bersyukur sampai saat ini mudah-mudahan tak ada yang terkena Covid-19," kata Tito.
Tito mengatakan selama ini protokol kesehatan diterapkan sangat ketat di lingkungan IPDN sejak kasus corona di Indonesia pertama kali diumumkan pada awal Maret lalu.
Baca juga : Terlalu Deh, Rapid Test Dijadikan Ladang Bisnis
"Semua praja di karantina di kampus karena rawan, lalu diterapkan jaga jarak. Padahal ini rawan karena mereka tinggal di dormitory (asrama). Sampai saat ini saya belum dapat laporan adanya klaster di IPDN," jelas Tito. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya