Dark/Light Mode

Dipaparkan Kepala BPPT

Bikin Robot Pembunuh Corona, Kita Mampu Lho

Kamis, 23 Juli 2020 07:45 WIB
Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza di acara Ngopi Pagi yang diselenggarakan Rakyat Merdeka secara virtual, Rabu (22/7). (Foto: Facebook)
Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza di acara Ngopi Pagi yang diselenggarakan Rakyat Merdeka secara virtual, Rabu (22/7). (Foto: Facebook)

 Sebelumnya 
Robot pendeteksi corona ini juga cocok ditempatkan di bandara. Jika sebelumnya, calon penumpang pesawat harus menunggu hingga 12 jam lebih untuk mengetahui hasil swab test, dengan teknologi ini cukup 30 menit sampai 1 jam saja. “Karena kita butuh mengejar pesawat,” imbuhnya.

Wartawan senior, Firsty lalu menantang kecerdasan buatan ini dalam hal lain. Seperti mendeteksi kesehatan mental, termasuk memecahkan persoalan ekonomi akibat corona. “Itu hasil pencitraannya nanti seperti apa pak?” tanya Firsty.

Baca juga : Masyarakat Jangan Lengah, Virus Corona Masih Ada

Hammam mengatakan, tugas-tugas semacam itu juga sangat dimungkinkan mampu dikerjakan robot AI. Karena robot cerdas itu bekerja dengan dukungan data.

Budi Rahman Hakim mempertanyakan bagaimana kesiapan pemerintah agar robot cerdas itu tidak malah menjadi senjata makan tuan. “Agar tidak ada penyimpangan. Kesiapan kita bagaimana?” tanya dia.

Baca juga : Ada Corona Pun, Teroris Tetap On

Lebih detil, Chatryn mengulik seberapa jauh kesiapan Indonesia mengantisipasi isu penyalahgunaan data oleh teknologi AI tersebut. “Soal penyalahgunaan data, itu PR kita,” jawab Hammam.

Menurut dia, teknologi AI tidak bisa bekerja sendiri tanpa basis data. “Karena dia harus mempunyai sensor internet of thing. Harus memiliki data,” jelasnya.

Baca juga : Sembuh Corona, Menhub Gaspol

Pengembangan teknologi AI ini, kata dia, juga merupakan bagian dari visi misi Presiden dan Wakil Presiden yang menempatkan transformasi digital sebagai pengarusutamaan teknologi untuk pembangunan Nasional. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.