Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun 2019.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan ini digelar di Kantor Pusat BPK di Jakarta, Kamis (23/7). Acara ini dihadiri oleh Ketua KPK Firli Bahuri, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK Hendra Susanto, Auditor Utama KN I Novy Gregory Antonius Pelenkahu, serta Staf Ahli Bidang BUMN, BUMD, dan Kekayaan Negara/Daerah yang Dipisahkan Lainnya Novian Herodwijanto.
Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, pengelolaan keuangan sebuah lembaga sangat penting karena harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat. "Di KPK kami terus berupaya melakukan evaluasi supaya perbaikan juga terus terjadi, bagaimanapun yang kami kelola adalah uang negara yang berasal dari rakyat," ujar Firli dalam acara penyerahan seperti dikutip dari rilis yang diterima, Jumat (24/7).
Baca juga : Kelima Kalinya, Kemenkumham Raih Opini WTP Dari BPK
Opini WTP ini merupakan peningkatan. Tahun 2018, kata Firli, KPK mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Opini WTP yang didapat KPK tahun 2019 merupakan bukti KPK telah melakukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan.
"Ini adalah kerja keras dari seluruh pegawai KPK, dan kami akan terus mempertahankan opini ini," janjinya.
Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK Hendra Susanto menyebut, opini WTP itu merupakan prestasi yang pantas dibanggakan dan perlu mendapatkan apresiasi.
Baca juga : Setelah 10 Tahun, Kemenpora Raih Opini WTP
Soalnya, opini ini bukan merupakan hadiah dari BPK, melainkan merupakan prestasi dan kerja keras dari seluruh jajaran kementerian dan lembaga dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangan negara yang dikelola.
"Bagi yang telah WTP mohon agar terus berusaha keras untuk mempertahankan opini, bagi yang belum agar terus berupaya mencapai WTP," imbau Hendra.
BPK mengharapkan beberapa kelemahan yang ada mendapat perhatian dari segenap pimpinan kementerian dan lembaga untuk segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca juga : Pemkot Bandung Sukses Pertahankan Opini WTP
Dengan begitu, pada tahun yang akan datang, opini atas laporan keuangan yang telah baik dapat dipertahankan. BPK juga memberikan penghargaan kepada beberapa satuan kerja yang telah menindaklanjuti temuan lembaga itu selama pemeriksaan masih berlangsung. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.