Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Di era Firli, KPK baru melakukan empat kali OTT. Dari OTT itu, 17 orang telah ditetapkan sebagai tersangka yang terdiri dari bupati, kader partai politik, penyelenggara pemilu, dan pengusaha. Apa tanggapan warganet atas prestasi yang dipamerkan Firli? Banjir pujian? Oh tidak. Yang ada, malah di nyinyirin.
“Baru 6 bulan bekerja, pimpinan @KPK_RI dah pamer. Padahal banyak perkara yang carry over dari ke pe mimpinan sebelumnya,” cuit @ferdymad. “Semakin KPK sibuk pamer, semakin buruk performa KPK,” sambar @TukangSegala_
Baca juga : Pamer Kerja, KPK Siap Dihujani Kritik
Akun-akun lain, menagih pe nang kapan buronan kasus suap Harun Ma siku. “Menangkap Harun Masiku saja enggak becus... sok..sok.. pamer segala,” kritik @kusnandarpc. “Iya, udah 6 bulan juga tuh buron. Kalau udah ketangkep, boleh deh pamer,” imbuh @Asong66.
Akun @NoorMuzani mencuit satir. “Masih ada rupanya KPK, kirain ambyarrrr,” komentarnya.
Baca juga : Floridina Kenalkan Kemasan Baru
Yang cukup keras, cuitan @hamid_fakau bun yang menyebut KPK jadi banci di era kepemimpinan Firli. “Kinerja @KPK_RI zaman pa @Firli sangat buruk dan kelihatan banci. Lembaga hukum yang masyarakat andalkan selama ini sekarang kelihatan tumpul,” kritik dia.
Sementara akun @AlsNugrahaa prihatin dengan komentar-komentar warganet yang tidak memuji kinerja Firli Bahuri. “Duh, kasian amat pak Ketua KPK, pamer prestasi niat hati biar dipuji, malah miskin pujian,” kicaunya. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya