Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Agus tak menampik jumlah tes Covid-19 Indonesia masih kalah dengan negara lain. Namun, pemerintah akan terus berusaha meningkatkan kapasitas tes sesuai dengan saran WHO.
Baca juga : Sembuh Covid-19, Wakil Wali Kota Solo Serahkan Sapi Kurban Dari Jokowi
Menurutnya, Indonesia memiliki 270 laboratorium pemeriksaan Covid-19. Jumlah tersebut belum termasuk laboratorium bergerak yang dikerahkan berbagai pihak, salah satunya BNPB.
Baca juga : Hari Ini Laporkan 432 Kasus Baru, Positivity Rate di DKI Mendekati Standar WHO
Agus optimistis pemerintah bisa melakukan tes sekitar 30 ribu per hari, seperti yang diinstruksikan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu dan standar dari WHO. “Kalau kami hitung potensinya, 30 ribu sampai 40 ribu masih cukup,” katanya.
Baca juga : Jumlah Tes PCR di Jakarta Sudah 4 Kali Lipat Standar WHO
Hingga kemarin, secara kumulatif pemerintah baru bisa memeriksa 1.517.381 spesimen dari total 875.894 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 109.936 orang dinyatakan positif virus corona. [QAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya