Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bos ReJo Bicara Pentingnya Reshuffle Kabinet
Jokowi Sudah Berlari, Sayangnya Sebagian Menteri Tak Berprestasi
Kamis, 6 Agustus 2020 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi kembali menunjukkan kekecewaannya kepada menteri yang dianggapnya bekerja lamban dan berkinerja rendah dalam menghadapi dampak Covid-19. Kali ini, hal yang disoroti Jokowi perihal sense of crisis para pembantunya di masa pandemi Covid-19 yang dianggapnya kurang dimiliki para menteri. Tercatat, sudah tiga kali Kepala Negara mengungkapkan kekesalannya tersebut pada rapat kabinet.
“Di kementerian-kementerian, di lembaga ini, aura krisisnya belum betul-betul belum. Masih sekali lagi kejebak pada pekerjaan harian, enggak tahu prioritas yang harus dikerjakan,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8).
Baca juga : Anies: Merdeka Selatan dan Merdeka Utara Baik-baik Saja
Mendengar ungkapan kekecewaan Presiden tersebut, Ketua umum Relawan Jokowi atau ReJO HM Darmizal menyatakan, Jokowi terlalu sabar menghadapi pembantunya yang berkinerja rendah. Seharusnya, Jokowi mengganti pembantu yang tidak mengimbangi kerjanya untuk segera memperbaiki keadaan.
“Presiden Jokowi marah, ReJO pasti kecewa. Mestinya pembantu Presiden sudah bergerak lebih cepat, melaksanakan arahan Presiden, mencari solusi, membuat terobosan yang cerdas agar Indonesia selamat dari krisis yang sudah melanda banyak negara di dunia,” ucap Darmizal.
Baca juga : Hasto Pasang Badan Untuk 5 Menteri PDIP
Darmizal menambahkan, ketersediaan dana yang begitu besar dan UU No.2 Tahun 2020, dapat menjadi stimulus penyelamatan ekonomi nasional disertai menjalankan protokol kesehatan dengan lebih ketat, mestinya mampu menjadi pilar kuat untuk bertahan dari turbulen dampak Covid-19 yang luar biasa. “Jangan biarkan Presiden bekerja mati-matian sendiri, sementara menteri hanya menjalankan rutinitas tanpa prestasi,” ujar Darmizal.
Wabemdum ICMI Pusat ini kasih pilihan tegas. “Terpapar atau terkapar, pilih mana? Itulah pertanyaan yang paling penting dijawab oleh pembantu Presiden,” tegasnya.
Baca juga : Bicara Hingga Serak, Jokowi Minta Kemenkes Tak Bertele-tele
Pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi, sambung Darmizal, mesti dikerjakan sejalan atau berbarengan, namun dengan skala prioritas kepada pemulihan ekonomi masyarakat melalui percepatan aliran dana dan penetapan kebijakan yang pro pada tumbuhnya usaha Koperasi, UMKM dan BUMDes.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya