Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Finalis Putri Indonesia Belajar Korupsi
KPK : Banyak Suami Korupsi Karena Istri
Rabu, 6 Maret 2019 17:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 39 finalis Puteri Indonesia bersama pengurus Yayasan Puteri Indonesia (YPI) menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jl. Kuningan Persada, Rabu (6/3). Kedatangan para perempuan cantik dari seluruh provinsi di Indonesia ini untuk belajar mengenai antikorupsi.
“Pagi ini, KPK menerima kedatangan sejumlah pengurus dan juri YPI dan 39 finalis Puteri Indonesia,” ungkap Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (6/3).
Baca juga : PKB Makin Ngetop Di Kalangan Wong Cilik
Kegiatan ini telah menjadi tradisi YPI sejak beberapa tahun belakangan. Diawali di era Abraham Samad. Melalui kegiatan ini, para finalis Puteri Indonesia diharapkan memahami mengenai upaya pemberantasan korupsi, dan turut menyebarkan nilai-nilai antikorupsi di masyarakat.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata berharap, para calon Putri Indonesia bisa lebih membawa diri dan berani bersikap jujur. Alex, sapaan akrab Alexander Marwata menceritakan, para tahanan KPK umumnya terjerembab tiga hal. Yakni, tahta, harta, dan wanita.
Baca juga : Pejabat Kemenpora Tidak Satu Suara
“Ada yang gila kekuasaan, dan ketika dia dapat kekuasaan dan peroleh harta salah satu pelariannya adalah wanita. Nah kami tidak ingin mbak-mbak ini ke depan jatuh ke hal yang negatif, Putri Indonesia banyak yang sukses memang, tapi ada juga yang jatuh,” bebernya.
Alex juga berharap, ketika para calon Putri Indonesia ini berkeluarga, masing-masing dari mereka bisa menjadi pengawal bagi suaminya. Soalnya, banyak suami yang jatuh ke dalam tindak pidana korupsi itu antara lain karena didorong oleh istri.
Baca juga : Tabloid Indonesia Barokah Disimpan Di Ruang Pimpinan
“Kami berharap mbak-mbak nanti bisa jadi agen KPK, saya yakin banyak sekali kan penhikut mbak mbak ini di Twitter, Instagram. Suarakan, berani jujur segala macem di akun mbak-mbak sekalian. Dan semoga siapapun nanti yang jadi pemenang, bisa bawa nama baik indonesia di kancah internasional,” harap eks hakim ad hoc Pengadilan Tipikor ini. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya