Dark/Light Mode

Tersangka Pemerasan dan Pelecehan Berhasil Ditangkap

Angkasa Pura II dan Kimia Farma Jempolin Polres Bandara Soekarno-Hatta

Minggu, 27 September 2020 12:38 WIB
Ilustrasi pengecekan kesehatan calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi pengecekan kesehatan calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kimia Farma Diagnostika dan PT Angkasa Pura II (Persero) sangat mengapresiasi jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta, yang telah menangkap tersangka kasus pemerasan dan pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta.

Tersangka adalah oknum tenaga medis yang menjadi petugas rapid test di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Ia diduga melakukan pemerasan dan pelecehan terhadap salah satu calon penumpang pesawat, pada 13 September lalu.

Berita Terkait : Peras dan Lecehkan Penumpang Saat Rapid Test, Petugas Medis Bandara Soetta Bakal Diproses Hukum

Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Adil Fadilah Bulqini mendukung penuh penyelesaian secara hukum terhadap peristiwa ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bandara Soekarno-Hatta, atas penangkapan terhadap oknum tenaga medis yang diduga melakukan pemerasan dan pelecehan. Oknum tersebut sangat merugikan bagi banyak pihak,” jelas Adil Fadilah Bulqini.

Baca Juga : Airlangga: Calon dari Golkar Harus Jadi Panutan Dalam Disiplin Protokol Kesehatan

Sementara itu, Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan, pihaknya akan selalu mendukung pihak berwajib, agar kasus ini dapat diselesaikan dengan baik.

“PT Angkasa Pura II mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta, yang kini sudah berhasil ditangkap. Apa yang dilakukan oknum petugas rapid test ini sangat merugikan bagi penumpang yang menjadi korban, dan juga merugikan Bandara Soekarno-Hatta. Kami sangat menyesalkan terjadinya hal ini," papar Agus Haryadi.

Baca Juga : Jadi Sentra Kedelai, Tebo Kembangkan Korporasi Benih

"PT Angkasa Pura II dan mitra kerja, harus selalu berupaya menjaga nama baik dan reputasi Bandara Soekarno-Hatta,” imbuhnya.
 Selanjutnya