Dark/Light Mode

Mendagri: Cuti Bersama Jangan Jadi Ajang Penularan Covid-19

Senin, 19 Oktober 2020 16:00 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (Istimewa)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (Istimewa)

 Sebelumnya 
Saat itu warga warga yang datang dari luar daerah dipastikan betul sudah melaksanakan tes. Tujuannya mereka tidak menularkan virus ketika berinteraksi dengan warga setempat.

“Kampung Tangguh, Desa Tangguh, Kelurahan Tangguh yang ada ini diaktifkan betul dengan melibatkan stakeholder yang ada di daerah itu.  Nah, ini peran dari Bapak Gubernur, Bupati, Camat, Kepala Desa, Lurah menjadi sangat penting,” ujar Mendagri.

Baca juga : Apindo: Omnibus Law Akan Sukses Bila Pemerintah Mampu Atasi Covid-19

Terakhir, Mendagri kembali mengingatkan tentang pentingnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19, yaitu 3M: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan.

Berikutnya, kegiatan tradisi budaya dan semacamnya diminta agar tidak menimbulkan kerumunan, demikian juga halnya dengan tempat wisata.

Baca juga : Menang Besar, Jacinda Ardern Jadi PM Selandia Baru Lagi

Di sini peran kepala daerah perlu dioptimalkan dengan membangun komunikasi kepada para tokoh-tokoh masyarakat dan pengelola tempat wisata agar tidak menimbulkan kerumunan yang masif.

"Sekali lagi bukannya tidak menghormati tradisi itu, tetapi ini situasinya berbeda pandemi Covid-19. Jangan sampai kita menjadi korban, saudara kita menjadi korban," kata Mendagri.

Baca juga : Begini Jurus Ponpes Darunnajah Tekan Covid-19

Tito juga mengingatkan agar tempat wisata harus dikelola dengan baik, diberikan pengumuman, disampaikan kepada warga agar tempat itu tidak melebihi kapasitas misalnya 50 persen atau 30 persen, dilakukan secara bergelombang dan lain-lain.

"Nah, ini peran penting Forkopimda, mesin Forkompinda harus bergerak, karena hanya mesin itu yang bisa menjaga itu (agar tidak terjadi penularan Covid-19),” pungkas Mendagri. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.