Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hadapi Era Disruptive Industri 4.0, Seskoal Godok Perwira Visioner
Senin, 26 Oktober 2020 23:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) diharapkan mampu menjadi pemimpin visioner.
Hal ini ditegaskan Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kasespim Lemdiklat Polri), Irjen Pol Drs Rokhmad Sunanto, MM, saat memberikan pembekalan secara virtual kepada Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal. Pembekalan angkatan ke-58 tahun 2020 ini, bertema ”Membentuk Jati Diri Perwira Menjadi Pemimpin Visioner”, di Kampus Sespim Lembang, Bandung, Senin (26/10).
Pemimpin visioner, ujarnya, yaitu memiliki wawasan luas ke depan. Juga visi yang jelas, yang berorientasi kepada perubahan dan perkembangan situasi.
Baca juga : Manfaatkan Peluang Industri 4.0, Budiman Sudjatmiko Usul Dibentuk Silicon Village
“Ini penting, guna menentukan arah kepemimpinannya. Sesuai lingkup tugas dan tanggung jawab satuan pada strata bidang tugasnya,” jelas Sunanto.
Untuk mencapai profesionalitas, lanjutnya, setiap prajurit TNI-Polri wajib meningkatkan kemampuan melalui latihan dan pendidikan. Ini agar penguasaan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi semakin meningkat, untuk mengimbangi perkembangan dan kemajuan teknologi di masyarakat.
Didasarkan pada hakikat profesionalisme dan tantangan yang dihadapi TNI-Polri di masa mendatang, tegas Sunanto, baik tantangan dari dalam maupun luar negeri, para perwira juga diharapkan mempunyai karakter dan sifat pejuang, kemampuan intelektual, berjiwa pemimpin, pengayom dan taat hukum.
Baca juga : AC Milan Vs Juventus, Modal Yakin Ala Rossoneri
Pada kesempatan itu, dia juga menjelaskan mengenai perubahan yang terjadi dalam organisasi, yang dilakukan demi kepentingan organisasi. Karenanya, setiap perubahan harus dikelola sebaik mungkin. Agar organisasi tersebut mampu menghadapi tantangan jaman yang terus berkembang.
“Perwira profesional adalah perwira yang memiliki keterampilan, kekuatan karakter pribadi, memegang teguh komitmen, konsisten terhadap norma kepemimpinan, serta mampu menjadi teladan bagi bawahannya,” ujarnya.
Para pemimpin visioner, lebih jauh Sunanto menjelaskan, juga diperlukan dalam menghadapi era disruptive akibat Industri 4.0. Yaitu mereka yang memiliki wawasan yang luas, cepat dan tepat mengambil keputusan, berani mengambil risiko dan bertanggung jawab.
Baca juga : Harga Gas Diturunin, Industri Migas Perlu Dikasih Insentif
Apalagi, ujarnya, era disruptive kini merambah seluruh negara di dunia, dengan kondisi yang disebut VUCA. Yakni volatility (bergejolak), uncertainly (tidak pasti), complexity (beragam masalah), ambiguity (situasi tak menentu).
"Maka, para perwira siswa sebagai pemimpin masa diharapkan mampu menjawab tantangan itu," pungkasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya