Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Harganya Rp 62 Juta
Jajal GeNose Di UGM, Ganjar Langsung Pesan 100 Unit
Selasa, 5 Januari 2021 20:41 WIB
Sebelumnya
“Saya langsung pesan alat ini, karena produk anak bangsa. Labelnya Merah Putih. Negara harus berpihak. Saya bayangkan, kalau negara memerintahkan seluruh daerah menggunakan ini, maka surveilans akan jauh lebih baik. Coverage pengecekan di Indonesia untuk mengetahui berapa yang terpapar, juga akan jauh lebih cepat,” tegasnya.
Apalagi, harga GeNose sangat murah, yakni Rp 62 juta. Dengan harga tersebut dan satu alat bisa digunakan untuk mengetes 100.000 orang, maka kalkulasinya jauh lebih murah dibanding alat tes Covid-19 lainnya.
“Kalau kita bicara politik kesehatan, maka ini sangat murah karena bisa meng-cover banyak orang. Kalaupun masyarakat harus bayar sendiri untuk tes ini, kisarannya kantongnya Rp 15.000. Dengan biaya tambahan lainnya, total hanya Rp25.000, maka sangat terjangkau. Tapi kalau dibiayai negara, ini jauh lebih murah. Bandingkan dengan PCR tes yang harganya bisa Rp 900.000 per tes,” tandasnya.
Baca juga : Mulai Hari Ini WNA Dilarang Masuk, Yang Bandel Langsung Disuruh Pulang Lagi
Senyawa VOC
Ketua Tim GeNose C-19, Prof Kuwat Triyana menerangkan, GeNose dengan cara mendeteksi senyawa organik bernama Volatile Organic Compound (VOC), yang merupakan hasil proses metabolik virus Covid-19 di dalam tubuh melalui hembusan nafas.
“Kalau yang memiliki Covid-19, reaksi metabolik yang dihasilkan akan berbeda dengan patogen lain. Jadi, kalau yang mengandung Covid-19, bisa langsung terdeteksi,” katanya.
Baca juga : Serangan Udara Rusia Di Suriah, Pesan Langsung Untuk Turki
Pengujian GeNose, sudah dilakukan berkali-kali dengan ribuan orang yang berbeda. Setelah pengujian itu, otak mesin tersebut telah dikunci untuk mendeteksi senyawa yang berbahaya, khususnya Covid-19.
“Tingkat akurasi mesin ini bisa mencapai 97 persen. Pengujiannya, hanya membutuhkan waktu maksimal tiga menit,” jelasnya.
Setelah mengantongi izin edar dari pemerintah, pihaknya langsung ngebut memproduksi GeNose. Saat ini, baru 100 unit yang rampung diproduksi.
Baca juga : Muhammadiyah Minta Jokowi Pimpin Langsung Penanganan Covid
“Bulan Januari ini, kami targetkan bisa memproduksi 5.000-10.000 unit, dan akan meningkat di bulan-bulan selanjutnya. Pemesanan sudah banyak, termasuk dari Jawa Tengah yang kami yakin dapat terpenuhi. Untuk penjualan, kami prioritaskan sektor pemerintah dahulu. Termasuk perusahaan yang bergerak di pelayanan publik, seperti PT KAI yang juga sudah memesan,” pungkasnya. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya