Dark/Light Mode

Ruang Isolasi Dan ICU Kritis

Saatnya Terapkan Karantina Wilayah

Selasa, 5 Januari 2021 22:11 WIB
Ruang Isolasi Dan ICU Kritis Saatnya Terapkan Karantina Wilayah

RM.id  Rakyat Merdeka -   Sekretaris Nasional Rekan Indonesia (Rekan), Adjie Rimbawan menilai, melonjaknya pasien positif Covid-19 belakangan ini, disebabkan berkurangnya kewaspadaan warga terhadap penularan Covid-19.  Hal itu terjadi karena banyak masyarakat salah mengartikan istilah new normal. 

“Warga menganggap Covid-19 tidak lagi berbahaya. Warga mulai kendor kewaspadaanya. Protokol kesehatan dengan menerapan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Dan Mencuci Tangan) kini tidak dilakukan sungguh-sungguh,” ujar Adjie, dalam siaran persnya, Selasa (5/01).

Penurunan kewaspadaan, lanjut Adjie, juga dipicu minimnya keteladanan dari tokoh dan elite bangsa ini. Warga menyaksikan setiap hari banyak pejabat dan tokoh melakukan bebagai aktivitas, mulai dari kunjungan kerja di dalam negeri, maupun ke luar negeri.

Berita Terkait : Banteng Optimis Rakyat Makin Percaya Pemerintah

“Warga beranggapan, yang di atas saja boleh beraktivitas dengan bebas. Masa kita yang di bawah nggak boleh,” ujarnya.

Adjie berharap, Pemerintah pusat lebih serius dalam penanganan pandemi Corona. Menurutnya, penuhnya ruang perawatan untuk pasien positif Corona, merupakan masalah yang harus cepat diatasi. Salah satu cara yang bisa diambil dengan mengambil kebijakan yang ketat, pasti, dan terukur.

  “Sudah saatnya pemerintah pusat menerapkan Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan dengan melakukan karatina wilayah guna menekan mobilitas warga yang menyebabkan terjadinya kerumunan baik di lingkungan rumah dan lingkungan kerja warga,” saran Adjie. 

Berita Terkait : Berkat Berbagai Inovasi dan Upaya Optimasi, Kinerja PHM Lampaui Target

Seperti diketahui, ruang isolasi dan Intensive Care Unit (ICU) untuk pasien Corona di berbagai rumah sakit di daerah, hampir penuh alias kondisinya kritis. 

Adjie  juga mendorong pemerintah untuk mengeluarkan pernyataan perang terhadap Covid-19.

“Pemerintah harus membangkitkan dan menggerakan warga untuk berperang secara serius melawan Corona,” pungkasnya. QAR