Dark/Light Mode

Ganjar: Investor Jangan Diperes, Jangan `Diangel-angel`

Rabu, 6 Januari 2021 21:45 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Pemprov Jateng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo siap memberikan kemudahan investasi untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Ganjar mengatakan, peningkatan konsumsi menjadi titik tekan dalam menggerakkan perekonomian di Jateng.

“Semoga, pekerjaan bisa jalan cepat dengan stimulan APBN dan APBD. Di Jawa Tengah, sejak Desember kemarin, beberapa proyek sudah kita tender. Harapannya, ada beberapa yang bisa dilaksanakan di Januari untuk dieksekusi. Agar belanja dan konsumsi meningkat,” papar Ganjar dalam laman resmi Pemprov Jateng, Rabu (6/1).

Berita Terkait : Ganjar: Sudah Siap, Kan Sudah Latihan...

Sektor investasi pun menjadi perhatian. Dalam hal ini, Pemprov Jateng proaktif berkomunikasi dengan asosiasi pengusaha seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN). 

Komunikasi juga dilakukan dengan para duta besar, yang menjadi representasi pemerintah di luar negeri. Sebab, peran dubes penting untuk menjembatani komunikasi dengan ekosistem bisnis, di luar negeri.

"Kami memberikan kemudahan berinvestasi di beberapa kawasan industri dan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN). Seperti Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) yang ada di Kawasan Industri Kendal, Kawasan Industri Wijayakusuma, Kawasan Industri Bukit Semarang Baru, Tanjung Emas Export Zones (TEPZ), serta Kawasan Industri Jatengland di Demak," jelas Ganjar.

Berita Terkait : Jokowi Minta Gubernur Kerja Keras Kencengin Protokol Kesehatan 3T-3M

Selain itu, juga ada dua kawasan industri, yang rencananya dipersiapkan. Pertama Kawasan Industri Aviarna di Kota Semarang, dan Kawasan Industri Batang.

“Mudah-mudahan, semua otoritas yang memberikan izin investasi, bisa memberikan insentif. Sehingga yang mau investasi jangan diperes, jangan di-angel-angel (dipersulit). Jangan dipungli," papar Ganjar.

"Karena itu, saya minta beberapa pekerjaan besar yang bisa dilakukan manusia, sebagian di antaranya dipadatkaryakan. Sehingga, banyak orang bekerja mendapat penghasilan dan konsumsi meningkat,” pungkasnya.