Dark/Light Mode

Banjir Di Kalbar, PLN Berhasil Operasikan Kembali 23 Gardu Terdampak

Minggu, 17 Januari 2021 19:05 WIB
Petugas PLN melakukan pengecekan instalasi kelistrikan di Kalimantan Barat. (Dok. PLN)
Petugas PLN melakukan pengecekan instalasi kelistrikan di Kalimantan Barat. (Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PLN sigap amankan pasokan listrik pasca curah hujan tinggi sejak Senin (11/1) melanda beberapa daerah di Kalimantan Barat (Kalbar). Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan melakukan pemadaman sementara demi keselamatan masyarakat terdampak banjir. 

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat (UIW Kalbar), Ari Dartomo mengungkapkan, cuaca ekstrem mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Bengkayang dan Landak di Kalbar dilanda banjir.

"Kami terpaksa lakukan pengamanan dengan melakukan pemadaman secara bertahap sejak hari Kamis (14/1) lalu. Namun ketika banjir mulai surut penormalan kembali akan segera dilakukan secara bertahap," ungkap Ari Dartomo.

Dirinya menambahkan, sampai dengan Sabtu (17/1) pukul 11.00 WIB, sebanyak 23 dari 29 Gardu terdampak banjir sudah Kembali beroperasi dan 2.014 dari 5.447 pelanggan terdampak sudah Kembali menikmati listrik.

Pihaknya terus berusaha untuk melakukan penormalan pasokan listrik di beberapa kawasan yang kondisi airnya mulai surut. Adapun penormalan pasokan listrik dilakukan secara bertahap sambil melihat kondisi banjir, serta memastikan instalasi listrik benar-benar aman untuk dapat dialiri listrik kembali.

Berita Terkait : PLN Berhasil Pulihkan 426 Gardu Terdampak Banjir Di Kalsel

PLN turut perihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak banjir. Untuk itu pihaknya menghimbau agar masyarakat dapat berhati-hati terhadap bahaya banjir terutama yang menyangkut listrik.

Pastikan seluruh instalasi listrik di rumah terdampak banjir sudah benar-benar kering dan aman untuk dapat dialiri listrik.

"Jika melihat atau menemukan potensi terjadinya gangguan listrik segera menghubungi petugas di kantor layanan PLN terdekat," jelas Ari Dartomo.

Ringankan Beban Warga

PLN salurkan bantuan sembako sementara di Kalimantan Selatan (Kalsel), PLN juga terus menyalurkan bantuan bagi para warga. Setelah sebelumnya menyerahkan bantuan di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Banjar pada Jumat (16/1), kali ini PLN menyerahkan bantuan sembako untuk ribuan korban bencana Banjir di Kotamadya Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Berita Terkait : PLN Padamkan Sementara Aliran Listrik Di Wilayah Terdampak Banjir Kalimantan Selatan

“Mewakili warga Kecamatan Banjarbaru Utara, saya berterima kasih atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan PLN, bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Semoga sinergitas ini dapat terus berlanjut, dan harapan kami agar kondisi segera pulih," tutur Kepala Kecamatan Banjarbaru Utara, Bambang Supriyanto.

Adapun bantuan sembako yang diberikan PLN terdiri dari beras, gula, sarden, telur, minyak goreng, mie instant, dan air mineral. Selain itu obat-obatan serta perlengkapan bayi berupa popok, susu, dan bubur bayi juga turut disalurkan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng), Sudirman menyatakan, bantuan PLN akan terus diserahkan secara bertahap kepada para korban terdampak banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dirinya juga menyampaikan bahwa sebagai upaya pengamanan terhadap keselamatan masyarakat terdampak banjir, PLN terpaksa harus memutus aliran listrik sementara waktu sampai debit air menurun.

“Hingga Sabtu (17/1) pukul 17.00 WITA, sebanyak 867 gardu sudah berhasil dipulihkan dan terdapat 671 gardu yang masih terdampak banjir,” tutur Sudirman.

Berita Terkait : PLN Kalbar Donasikan Rp 100 Juta Untuk Baksos Di Daerah Perbatasan

Dirinya menambahkan, sebanyak 43.553 pelanggan sudah Kembali menikmati listrik dan 60.694 pelanggan masih terdampak. 

Diharapkan, jumlah pemulihan tersebut dapat terus meningkat seiring surutnya banjir sehingga seluruh pelanggan dapat segera menikmati listrik kembali. [FAZ]