Dark/Light Mode

Rekor Harian Corona Bakal Terus Pecah

Ayo Guys, Disiplin Dong!

Senin, 18 Januari 2021 05:48 WIB
Ilustrasi pemeriksaan di laboratorium kesehatan. (ANTARA FOTO).
Ilustrasi pemeriksaan di laboratorium kesehatan. (ANTARA FOTO).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus positif Covid-19 di Tanah Air diprediksi bakal terus naik. Rekor-rekor baru kasus harian diperkirakan akan terus tercipta. Hanya disiplin protokol kesehatan yang kuat, yang dapat menekan laju penambahan kasus positif.

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra menyebut, lonjakan kasus harian Covid-19 di Tanah Air dalam se­pekan kemarin tidak mengaget­kan. Hal ini sudah diprediksikan oleh banyak ahli.

Berita Terkait : Waktunya Kepala Daerah Kompak Tangani Corona

“Ke depannya, akan tembus 15 ribu per hari, dan bukan sesuatu yang mengagetkan akan ada rekor-rekor yang terjadi lagi,” ujarnya, kemarin.

Hermawan menilai, lonjakan kasus terjadi karena dua faktor. Pertama, libur panjang akhir tahun lalu. Dan kedua, meningkatnya kapasitas laboratorium yang memeriksa spesimen. “Jadi ini kasus kombinasi ya,” imbuhnya.

Berita Terkait : Kasus Covid Masih Tinggi, Warga DKI Diminta Tingkatkan Disiplin 3M

Menurut Hermawan, penu­laran Corona bisa ditekan jika kebijakan yang dikeluarkan pemerintah diawasi secara ketat. Selain itu, masyarakat juga diminta menaati protokol kesehatan.

Hal senada disampaikan Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Prof Pandu Rion. Menurutnya, situasi pandemi saat ini ibarat gunung es. Yang kelihatan di rumah sakit mau­pun Puskesmas hanya sebagian kecilnya.

Berita Terkait : Sanksi Kudu Ditingkatkan

Faktanya banyak kematian yang tidak dikenali sebagai in­feksi Covid-19. “Banyak yang terinfeksi tapi tidak bergejala. Hampir 80 persen tidak bergejala tapi menularkan,” ujarnya dalam webinar bertema “Vaksinasi Covid19: Perspektif Klinis, Epidemiologis dan Etis” yang digelar Rotary Club of Surabaya dan Indonesia Bioethics Forum (IBF).

Pandu mengingatkan, meski sudah ada vaksin, masyarakat harus tetap melaksanakan pro­tokol kesehatan. Yakni, menerapkan 3 M: memakai masker, men­cuci tangan, serta menjaga jarak. “Belum ada jaminan mereka menghasilkan antibodi yang cukup. Makanya perlu menjaga perilaku 3 M,” tuturnya.
 Selanjutnya