Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kasus Suap Pengisian Jabatan

KPK Panggil 5 Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kemenag

Rabu, 27 Maret 2019 11:50 WIB
Mantan Ketau Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy, usai menjalani pemeriksaan perdana kasus suap pengisian jabatan Kemenag, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/3). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/Rakyat Merdeka)
Mantan Ketau Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy, usai menjalani pemeriksaan perdana kasus suap pengisian jabatan Kemenag, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/3). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memanggil 5 Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kementerian Agama dalam penyidikan kasus suap seleksi jabatan di lingkungan kementerian tersebut, pada tahun 2018-2019.

Kelima saksi tersebut adalah Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kementerian Agama Nur Kholis Setiawan, Sekretaris Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kementerian Agama Abdurrahman Mas'ud, serta Anggota Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kementerian Agama: Khasan Effendy, Kuspriyomurdono, dan Rini Widyantini.

Berita Terkait : Selandia Baru, Filipina Hingga Yaman

"Lima orang itu akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka anggota DPR RI 2014-2019 Romahurmuziy (RMY) alias Rommy," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Rabu (27/3).

Pada hari ini, KPK juga memanggil satu saksi lain untuk tersangka Rommy. Yakni, Abdul Wahab yang berprofesi sebagai konsultan.

Berita Terkait : KPK Periksa Empat Anggota DPRD Jambi

Dalam kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019, KPK telah menetapkan 3 tersangka.  Pihak yang diduga bertindak sebagai penerima suap adalah anggota DPR periode 2014-2019 Muhammad Romahurmuziy (RMY). Sedangkan yang diduga bertindak sebagai pemberi adalah Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ), dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS). [OKT]