Dark/Light Mode

Umumkan Diri Positif Corona, Ketua Satgas Covid Doni Monardo Minta Masyarakat Tak Kendor Prokes

Sabtu, 23 Januari 2021 09:12 WIB
Umumkan Diri Positif Corona, Ketua Satgas Covid Doni Monardo Minta Masyarakat Tak Kendor Prokes

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengumumkan dirinya positif Corona, menyusul aktivitas padat dalam sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan.

“Dari hasil tes PCR tadi malam, pagi ini saya mendapatkan hasil positif Covid-19 dengan CT Value 25. Saya sama sekali tidak merasakan gejala apa pun. Pagi ini, tetap beraktivitas normal dengan olahraga ringan berjalan kaki 8 kilometer,” tutur Doni dalam siaran pers, Sabtu (23/1).

Berita Terkait : Curhat Kena Covid, Bupati Sleman: Vaksin Tetap Harus Dibarengi Prokes

Saat ini, Doni yang juga menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menjalani isolasi mandiri, sambil terus memantau perkembangan penanganan Covid-19 dan penanganan bencana di berbagai daerah.

Doni yang baru kembali dari Mamuju, Sulbar, Jumat (22/1) sore menuturkan, selama ini ia begitu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, dengan selalu memakai masker dan mencuci tangan.

Berita Terkait : Ngeri, Dalam 3 Minggu, Kasus Kematian Pecah Rekor 3 Kali

Pada Jumat  (22/1) sore, Doni dan seluruh staf yang mendampinginya selama kunjungan kerja di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, juga menjalani tes PCR. Hasilnya, salah satu stafnya juga dinyatakan positif.

“Covid-19 ini begitu dekat di sekitar kita. Selama ini, saya berusaha sekuat tenaga patuh dan disiplin menjalan protokol kesehatan dan tetap bisa tertular. Dengan kejadian ini, saya meminta masyarakat agar jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” tuturnya.

Berita Terkait : Pake Face Shield Tapi Nggak Bermasker, Tak Ada Gunanya

Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB yang juga staf khusus Doni Monardo, mendapatkan hasil tes PCR-nya negatif. Dia mengaku, selalu berada didekat Doni dalam seminggu terakhir, termasuk selalu berada dalam satu mobil ketika aktivitas penanganan bencana di Mamuju, Majene dan Banjarmasin.

Egy memaparkan, Doni telah berada di Mamuju pada Jumat (15/1) sore, kurang dari 12 jam dari saat gempa di Sulawesi Barat terjadi. Selanjutnya, Kepala BNBP bergeser ke Banjarmasin pada Minggu (17/1), dan kembali ke Mamuju pada Selasa (19/1) pagi, sebelum kembali ke Jakarta. [HES]