Dark/Light Mode

Vaksinasi Tahap Dua Dimulai Hari Ini

Pemerintah Gaspol Perangi Covid-19, Semoga Lancar

Rabu, 17 Februari 2021 05:05 WIB
Ilustrasi. (Foto : Istimewa).
Ilustrasi. (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
Vaksinasi tahap kedua ini akan digelar 17 Februari 2021 dengan menyasar 38,5 juta orang; dengan 16,9 juta pekerja publik dan 21,5 juta lanjut usia.

Sebelumnya, vaksinasi tahap pertama digelar 13 Januari 2021 dan telah menyasar 1,4 juta tenaga kesehatan (nakes).

Netizen mengapresiasi langkah cepat Pemerintah melakukan vaksinasi terhadap orang-orang yang rawan terpapar di tengah pandemi.

Baca juga : Berani Divaksin, Kita Diskrining Sebelum Disuntik

“Vaksinasi tahap kedua yang rencana dimulai awal Maret, ternyata pertengahan Februari ini bisa langsung dimulai, Pemerintah gaspol,” kata Nashir.

“Semoga berjalan aman dan lancar. Bismillah,” masih kata Nashir memberi semangat.

Pujian kepada Pemerintah juga dilontarkan @arjuno_ireng01. Kata dia, vaksinasi tahap kedua akan segera dimulai. Aksi nyata ini, bukti bahwa Pemerintah melalui @KemenkesRI hadir memerangi Covid-19.

Baca juga : Pemerintah Gencar Cegah Tiga Jenis Baru Virus Corona

“Program vaksinasi tahap kedua akan ber­langsung mulai minggu ketiga Februari 2021 dan ditargetkan dapat selesai Mei 2021,” kata Septian Adriyan.

Devita Arini menyambung. Dia menyebut, sasaran vaksinasi tahap kedua, yakni para pekerja publik terdiri dari pendidik (guru dan dosen), pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai Pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP.

“Pedagang pasar mendapatkan prioritas vak­sinasi dari Kemenkes sudah tepat, mengingat mereka berhadapan dengan orang banyak dan untuk memenuhi hajat hidup orang lain juga,” kata @NgkongRoses.

Baca juga : 55 Ribu Pedagang Di Tanah Abang Bakal Divaksin

Amieuhudi_quenaraoss menyambung. Dia mengucap syukur Alhamdulilah karena tenaga pendidik mendapat prioritas utama. Dengan begitu, sekolah menjadi aman, sehingga bisa melepas anak-anak ke sekolah dengan tenang. “Semoga pandemi cepat berakhir,” harap dia.

Menurut @leonSR, sampai program vaksin tahap-1 selesai dilaksanakan, belum ada laporan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang berat. KIPI yang muncul hanya gejala ringan. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.