Dark/Light Mode

Indonesia Jual Pesawat ke Senegal

Pengamat: TKDN Jangan Hanya Jadi Macan Kertas

Jumat, 19 Maret 2021 09:48 WIB
Pengamat militer, Susaningtyas Kertopati. (Foto: Istimewa)
Pengamat militer, Susaningtyas Kertopati. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat militer, Susaningtyas Kertopati mengapresiasi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang mampu menggarap pesawat karya anak bangsa. Menurutnya, hal ini kian menegaskan keseriusan Indonesia dalam menggenjot tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

"Patut dipuji keberhasilan PTDI ini meskipun ke depan dituntut SDM yang semakin handal dan mumpuni, serta legislasi yang pro kepada industri pertahanan dalam negeri," kata Nuning, sapaan akrabnya, ketika dihubungi RM.id Jumat (19/3).

Baca juga : Prabowo Kebagian Harumnya

Dia mengingatkan, peningkatan TKDN jangan hanya sebatas omong kosong. Harus ditindaklanjuti dan sungguh-sungguh direalisasikan.

"Tuntutan TKDN jangan sampai hanya jadi macan kertas saja, harus serius diterapkan agar karya anak bangsa semakin diakui kualitasnya oleh dunia," tegasnya.

Baca juga : Sharp Indonesia Ajak Gen Z Peduli Lingkungan di Masa Pandemi

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyerahkan pesawat hasil produksi PTDI berjenis CN235-220 MPA ke Angkatan Udara Republik Senegal. Serah terima dilakukan di Hanggar Fixed Wing PTDI di Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/3).

Nuning menilai, instruksi Presiden Jokowi agar mengedepankan TKDN dalam negeri patut diacungi jempol. Dia pun mengimbau masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah yang mengutamakan karya anak bangsa.

Baca juga : Anies Ingin Pasar Senen Jadi Ikon Perdagangan Baru Jakarta

"Prabowo serius menempatkan PTDI sebagai pelopor TKDN di Asia Tenggara, bahkan Asia. Maka tentu hal ini harus kita dukung," tuturnya. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.