Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Densus 88 Anti Teror Geledah Rumah Kos Pelaku Bom Katedral Makassar
Senin, 29 Maret 2021 15:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Densus 88 Anti Teror menggeledah rumah kos pelaku bom bunuh diri berinisial L, yang ditinggali bersama istrinya di Jalan Tinumbu I Lr 132A, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3).
Sejumlah kendaraan taktis milik Densus dan Inafis berada di lokasi setempat.
Menurut laporan Antara, ada dua titik penggeledahan dilakukan aparat kepolisian bersenjata lengkap. Satu di rumah kos pelaku RT/RW 003/001 nomor 15 dan telah digaris polisi. Satunya lagi, di rumah orang tua pelaku yang berjarak 50 meter dari rumah kos bersangkutan.
Baca juga : Turut Belasungkawa, AS Kutuk Serangan Gereja Katedral Di Makassar
Dari kos pelaku, polisi berhasil membawa sejumlah barang dibungkus kertas dalam kantong plastik, sebagai barang bukti untuk dijadikan alat bukti pengungkapan kasus tersebut.
Hal ini pun mengundang perhatian warga setempat, untuk menyaksikan proses penggeledahan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA.
Hingga saat ini, Tim Densus masih melakukan penggeledahan di rumah orang tua pelaku.
Baca juga : Teror Bom Di Makassar
Belum ada keterangan resmi dari dari pihak kepolisian atas penggeladahan kedua rumah tersebut.
Pengeledahan oleh Tim Densus 88 baru selesai pukul 15.00 WITA.
Aksi bom bunuh diri bom Katedral Makassar pada Minggu (28/3), dilakukan 2 orang terduga teroris diduga pasangan suami istri (pasutri) di Gereja Katedral jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kota Makassar, Provinsi Sulsel sekitar pukul 10.30 WITA, Minggu (28/3).
Baca juga : Muhadjir Kecam Bom Katedral Makassar, Minta Polisi Segera Usut Tuntas
Kapolri menyebut, dua pelaku meninggal dunia, salah seorang pelaku diketahui berinisial L, sedangkan satu lainnya masih diidentifikasi.
Tragedi tersebut menyebabkan 19 oran luka-luka, 5 orang di antaranya Satpam dan lainnya adalah jemaat. Penanganan korban luka dipusatkan di RS Bhayangkara. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya