Dark/Light Mode

Jokowi Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Terorisme

Kamis, 1 April 2021 12:28 WIB
Presiden Jokowi meresmikan tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (1/4). (Foto: tangkapan layar akun Youtube Setpres).
Presiden Jokowi meresmikan tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (1/4). (Foto: tangkapan layar akun Youtube Setpres).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasca terjadinya aksi terorisme di Mabes Polri pada Rabu (31/3) sore, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat di seluruh Tanah Air tetap tenang. "Tapi juga waspada dan menjaga persatuan. Kita semuanya bersatu melawan terorisme," ujar Presiden Jokowi.

Hal itu disampaikannya di penghujung sambutan yang diberikannya dalam peresmian tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (1/4).

Baca juga : Milenial Sasaran Utama Perekrutan Teroris

Jokowi mengaku telah memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan meningkatkan kewaspadaan. Eks Wali Kota Surakarta itu menegaskan, terorisme tidak punya tempat di bumi Indonesia.

"Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air," tegas Jokowi yang mengenakan helm putih dan rompi "proyek" warna hijau, yang melapisi kemeja putih lengan panjangnya.

Baca juga : Sama-sama Untung, Erick Ajak Masyarakat Move On Dari LPG Ke Listrik

Setelah itu, dia meresmikan tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran.

Mabes Polri diserang perempuan berinisial ZA pada Rabu (31/3) sore, sekitar pukul 16.30 WIB. Mengenakan kerudung biru, gamis hitam, dan menenteng map kuning, perempuan berusia 25 tahun itu menodongkan senjata api dan menembakkannya ke petugas yang berjaga sebanyak enam kali.

Baca juga : Ajak Masyarakat Nonton Ke Bioskop, Airlangga: The Show Must Go On

ZA akhirnya tewas tergeletak setelah ditembak aparat korps baju cokelat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, mahasiswi perguruan tinggi yang drop out (DO) di semester 5 itu melakukan aksi terornya sendirian alias lone wolf. ZA disebut terpapar ideologis kelompok radikal ISIS. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.