Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pasca terjadinya aksi terorisme di Mabes Polri pada Rabu (31/3) sore, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat di seluruh Tanah Air tetap tenang. "Tapi juga waspada dan menjaga persatuan. Kita semuanya bersatu melawan terorisme," ujar Presiden Jokowi.
Hal itu disampaikannya di penghujung sambutan yang diberikannya dalam peresmian tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (1/4).
Baca juga : Milenial Sasaran Utama Perekrutan Teroris
Jokowi mengaku telah memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan meningkatkan kewaspadaan. Eks Wali Kota Surakarta itu menegaskan, terorisme tidak punya tempat di bumi Indonesia.
"Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air," tegas Jokowi yang mengenakan helm putih dan rompi "proyek" warna hijau, yang melapisi kemeja putih lengan panjangnya.
Baca juga : Sama-sama Untung, Erick Ajak Masyarakat Move On Dari LPG Ke Listrik
Setelah itu, dia meresmikan tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran.
Mabes Polri diserang perempuan berinisial ZA pada Rabu (31/3) sore, sekitar pukul 16.30 WIB. Mengenakan kerudung biru, gamis hitam, dan menenteng map kuning, perempuan berusia 25 tahun itu menodongkan senjata api dan menembakkannya ke petugas yang berjaga sebanyak enam kali.
Baca juga : Ajak Masyarakat Nonton Ke Bioskop, Airlangga: The Show Must Go On
ZA akhirnya tewas tergeletak setelah ditembak aparat korps baju cokelat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, mahasiswi perguruan tinggi yang drop out (DO) di semester 5 itu melakukan aksi terornya sendirian alias lone wolf. ZA disebut terpapar ideologis kelompok radikal ISIS. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya