Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Vaksin asal Jerman BioNTech, kini tengah bersiap menjadi vaksin asing pertama di China.
Kepastian itu datang, setelah regulator China berencana mengotorisasi vaksin asal Jerman tersebut, pada Juli mendatang.
Baca juga : Anies Ngarep LRT Makin Lincah Dan Ramah Di Usia 3 Tahun
Saat ini, prosesnya sudah masuk dalam tahap peninjauan data uji klinis, supaya bisa digunakan dalam 10 pekan mendatang.
Namun, BioNTech masih belum merespon soal ini.
Baca juga : Investasi Politik Masih Jadi Biang Kerok Utama Korupsi
Reuters menyebut, perusahaan farmasi itu telah mengumumkan kerja sama potensial dengan Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co Ltd pada Agustus mendatang, untuk memasok 10 juta dosis vaksin Covid ke Hong Kong dan Macau.
Vaksin yang dikembangkan bersama Pfizer Inc. ini telah digunakan di banyak negara. Termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Israel. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya