Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Vaksin asal Jerman BioNTech, kini tengah bersiap menjadi vaksin asing pertama di China.
Kepastian itu datang, setelah regulator China berencana mengotorisasi vaksin asal Jerman tersebut, pada Juli mendatang.
Baca juga : Anies Ngarep LRT Makin Lincah Dan Ramah Di Usia 3 Tahun
Saat ini, prosesnya sudah masuk dalam tahap peninjauan data uji klinis, supaya bisa digunakan dalam 10 pekan mendatang.
Namun, BioNTech masih belum merespon soal ini.
Baca juga : Investasi Politik Masih Jadi Biang Kerok Utama Korupsi
Reuters menyebut, perusahaan farmasi itu telah mengumumkan kerja sama potensial dengan Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co Ltd pada Agustus mendatang, untuk memasok 10 juta dosis vaksin Covid ke Hong Kong dan Macau.
Vaksin yang dikembangkan bersama Pfizer Inc. ini telah digunakan di banyak negara. Termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Israel. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya