Dark/Light Mode

Gosip Kepala LIPI Bakal Pimpin BRIN Makin Kenceng, Cek Profilnya Di Sini

Selasa, 27 April 2021 14:11 WIB
Kepala LIPI, Dr. Laksana Tri Handoko (Foto: Istimewa)
Kepala LIPI, Dr. Laksana Tri Handoko (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Spekulasi soal nama-nama yang bakal menempati posisi menteri atau kepala lembaga, pasca Paripurna DPR ketok palu tentang rencana pengubahan kementerian pada 9 April lalu, terus bermunculan.

Salah satu yang ramai digosipkan adalah kandidat Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Sumber RM.id menyebut, Dr. Laksana Tri Handoko yang saat ini menjabat Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), adalah kandidat yang paling dijagokan untuk memimpin lembaga pemerintahan yang fokus di bidang riset dan inovasi tersebut.

Baca juga : Galau Efek Samping Vaksin? Coba 5 Tips Ini

Laksana Tri Handoko yang lahir di Malang pada 7 Mei 1968, resmi menjabat Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 31 Mei 2018.

Sebelumnya, pria yang akrab disapa Handoko itu merupakan Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT) LIPI sejak tahun 2014.

Handoko tercatat meraih gelar S1 Fisika di Universitas Kumamoto Jepang, pada tahun 1993. Tahun 1995, ia meraih gelar Master Fisika Teori di Universitas Hiroshima Jepang.

Baca juga : BUMN Rentan Kena Serangan Isu Politis

Tiga tahun berselang, Handoko memperoleh gelar doktor pada universitas yang sama.

Pria berkacamata ini memulai karir sebagai peneliti di Pusat Penelitian Fisika tahun 1987 dan menjadi Kepala Grup Fisika Teori dan Komputasi Pusat Penelitian Fisika pada tahun 2002-2012.

Selanjutnya, pada tahun 2012-2014, Handoko menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian Informatika LIPI. [HES]

Baca juga : Stok Terbatas, Uni Eropa Batal Nyumbang Vaksin Ke Negara Miskin

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.