Dark/Light Mode

Netizen Nangkapnya Gini: Mudik Lebaran Dilarang, Mudik Wisata Dan Belanja Boleh Aja

Rabu, 5 Mei 2021 08:10 WIB
Akun pandemictalks mengunggah meme yang menyindir kebijakan melarang mudik tapi wisata dan belanja diperbolehkan. (Foto : Isntagram @pandemictalks).
Akun pandemictalks mengunggah meme yang menyindir kebijakan melarang mudik tapi wisata dan belanja diperbolehkan. (Foto : Isntagram @pandemictalks).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kesan tidak sinkronnya kebijakan antar lembaga dan seperti bergerak sendiri-sendiri sesuai target kerja masing-masing institusi, membuat netizen bingung. Keseriusan pemerintah menangani Covid-19 pun kembali dipertanyakan.

Akun pandemictalks mengunggah meme yang menyindir kebijakan melarang mudik tapi wisata dan belanja diperbolehkan. “Alhasil: banyak bermunculan klaster-klaster baru, pusat perbelanjaan membludak keramaiannya, objek wisata ramai, mudik colongan sudah dimulai,” ujarnya.

Berita Terkait : Sadar...Sadar...Sadar...Sadar Jangan Mau Diomelin Terus...

Menurut MR_Fahmy, logika pemerintah dalam menangani Covid-19 tidak tepat. Faktanya, mudik dilarang, tapi tempat wisata dibuka. Kesannya, tidak apa-apa Covid-19 naik, yang penting ekonomi harus naik. “Gitu kali ya logika negara,” ujarnya.

“Yang satu bilang jangan mudik. Yang lain bilang ayo belanja, ayo wisata. Karena nggak kompak, bisa jadi hasilnya; mudik Lebaran nggak ada, tapi diganti dengan belanja ramai-ramai ke pasar dan mall. Lalu habis Lebaran masyarakat ramai-ramai berwisata. Hadeehhh,” tutur Hilmi28.

Berita Terkait : Waspada, Jangan Panik Ya

Smudzofar mengatakan, seharusnya pemerintah lebih dahulu mementingkan kesehatan dibandingkan ekonomi. Kata dia, pandemi diselesaikan dulu, baru kejar ekonomi. Bukan pandemi diselesaikan bareng-bareng dengan ekonomi.

“Mungkin pada takut di-reshuffle dengan hasil kerja yang belum mencapai target. Nggak ada yah yang berani nggak ngerjain PR utama masing-masing dulu dan beresin PR kelompok (pandemi) dulu?,” kata gosangallery.
 Selanjutnya