Dark/Light Mode

Orangtua Banyak Yang Belum Divaksin Covid-19

Waspada, Saat Lebaran Lansia Bakal Diserbu Peluk Dan Cium

Minggu, 9 Mei 2021 05:15 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 bagi lanjut usia. (Foto: Antara)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 bagi lanjut usia. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Di samping itu, persoalan keterbatasan pa­sokan vaksin makin membatasi masyarakat divaksinasi.

Netizen menyebut banyak daerah yang tidak memprioritaskan lansia sebagai penerima vaksin Covid-19. Sehingga, realisasi vaksinasi lansia berjalan lambat.

Andreaswijaya88 mengatakan, banyak daer­ah yang lebih mementingkan aparat pemerintah dibanding lansia. “Kalau aparat sudah beres baru para senior,” ungkapnya.

Baca juga : Klaster Wisata Juga Diperhatikan Dong...

Mickyhs mengungkapkan, minimnya real­isasi vaksinasi Covid-19 untuk lansia karena stok vaksin yang terbatas. Selain itu, kata dia, usaha mendistribusikannya juga cenderung leb­ih susah untuk luar Jawa. Sementara program vaksinasi untuk ASN juga masih jalan. “Jadi rebutan stok vaksin,” ungkapnya.

“Di Jawa saja masih nggak merata. Di kota-kota kecil susah dapat vaksin. Harus ke Ibu Kota provinsi untuk divaksin,” kata peter­fromsurabaya.

“Betul kalau vaksin belum merata. Di Kepanjen, Malang, adem ayem aja nggak ada gerakan vak­sin. Padahal Covid-19 di Malang lumayan tinggi,” sambung endangganefiati63.

Baca juga : Wisma Atlet Bersiap Tampung Pasien Baru Pasca Lebaran

“Di Jateng belum semua merata. Orangtua ku sama lansia-lansia di kampung ku juga belum dapat vaksinasi. Tanya ke Puskesmas katanya vaksinnya belum ada,” tambah nurhida_04.

Dr.muslimkasim miris melihat masih ban­yaknya lansia yang belum mendapat jatah vak­sin Covid-19. Apalagi, sebentar lagi di musim Lebaran, para lansia bakal dapat serbuan peluk cium anak cucu yang merindu.

“Di Jawa juga lambat. Kabupaten Bandung masih 3,9 persen dosis 1. Sedangkan dosis 2 baru 1,9 persen,” ungkap azki_iskandar.

Baca juga : Indonesia Masuki Fase Rawan Ledakan Covid-19

“DKI Jakarta memang terlihat dari awal paling serius mengatasi pandemi. Konsisten sampai sekarang,” tambah sabeeeb.12. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.