Dark/Light Mode

Pak, Ke Mana Relawan Akan Diarahkan?

Jokowi: Sabar... Sabar...

Senin, 14 Juni 2021 08:12 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Setpres)
Presiden Jokowi (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Yang ngebet urusan copras-capres bukan hanya orang-orang partai politik. Sejumlah relawan Presiden Jokowi juga ikut ketularan. Bahkan, mereka sudah terang-terangan bertanya ke Jokowi, ke mana dukungan akan diberikan di Pilpres 2024. Mendengar ini, Jokowi meminta kelompok relawannya tidak grusa-grusu. “Sabar-sabar,” pinta Jokowi.

Permintaan Jokowi itu disampaikan saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Seknas Jokowi, secara virtual, dari Istana Negara, Jakarta, Sabtu (12/6). Di acara itu, Jokowi tampil santai. Sesekali, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyunggingkan senyum, ketika merespons langkah para relawannya dalam beberapa pekan terakhir.

Jokowi mengaku diberondong banyak pertanyaan oleh para relawannya itu. "Di mana-mana, mereka bertanya kepada saya," ungkapnya.

Beberapa pertanyaan yang diingat Jokowi antara lain terkait arahannya dalam menghadapi Pilpres 2024. Kemudian, apa yang harus dilakukan. Bahkan, ada pertanyaan yang cukup menohok. "Masa kita diam saja, Pak?" ucap Jokowi, menirukan pertanyaan relawannya.

Baca Juga : Wanita India Sembunyi 10 Tahun Di Rumah Pacar

Jokowi pun meminta agar para relawannya tidak terburu-buru dalam menjatuhkan dukungan. "Sabar dulu, tidak usah tergesa-gesa," pesannya.

Jokowi mengakui, para relawannya, termasuk Seknas Jokowi, seksi. Sehingga digoda dan jadi rebutan para kandidat yang bertarung di Pilpres 2024. Sebab, para relawan itu sudah terbukti sukses menghantarkan dirinya menjadi presiden dua periode. "Bener nggak?" tanya Kepala Negara, sambil tersenyum.

Bahkan, sebut Jokowi, sudah ada relawannya yang dirangkul untuk mendukung calon tertentu. Namun, ia meyakini, masih ada relawan yang setia menunggu komandonya. "Masih lebih banyak lagi relawan yang masih menunggu," yakin Jokowi. "Jangan tergesa-gesa, ojo kesusu," pintanya.

Ia mengajak relawannya untuk mempelajari konstelasi politik dan peta politik terlebih dahulu. Jokowi meyakini, waktunya masih cukup. Sembari membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Baca Juga : Prabowo: Emang Gue Tukang Maki-maki Ya?

"Nanti, pada saatnya, saya akan berbicara. Saya akan menyampaikan ke mana kapal besar relawan Jokowi ini akan kemudinya kita arahkan," janji mantan Wali Kota Solo tersebut.

Pakar komunikasi politik Lely Arrianie melihat, pernyataan Jokowi itu mengarah kepada relawan yang belakangan ini sudah menjatuhkan dukungan secara terbuka ke figur yang digadang-gadang bakal menjadi suksesor Jokowi. Salah satunya Ganjar Pranowo. "Salah satunya dipicu oleh adanya relawan Jokowi yang akan mendukung Ganjar. Apalagi ada embel-embel relawan Jokowi," kata Lely, dalam obrolan dengan Rakyat Merdeka, tadi malam.

Mantan Staf Ahli Ketua MPR Taufiq Kiemas ini yakin, para relawan Jokowi yang sudah menjatuhkan dukungan ke calon tertentu itu, bergerak di luar dari komando Jokowi. "Saya yakin, belum ada arahan (dari Jokowi). Yang namanya relawan kan orang pikir ada komunikasi langsung dengan Jokowi. Padahal, belum tentu. Bisa jadi mereka itu relawan ring tujuh," sambungnya.

Lalu, ke mana kemudi kapal besar relawan ini bakal diarahkan Jokowi? Lely meyakini, Jokowi bukan sosok kacang yang lupa kulitnya. Kemudi kapal tidak akan sembarang digerakkan sebelum berbicara dengan Ketua Umum PDIP Prof Megawati Soekarnoputri. Sosok yang juga dianggap sangat berjasa dalam perjalan karier politik Jokowi. 

Baca Juga : Polda Metro Gelar SIM Keliling, Yuk Cek Lokasinya..

Besar kemungkinan, Jokowi akan mengarahkan dukungan untuk siapa pun kandidat yang dijagokan PDIP. "Jokowi itu pasti akan berkomunikasi dengan ketua partainya," tandas Lely. [SAR]