Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Erick Bakal Rampingkan Jumlah Perusahaan Pelat Merah
Banyak BUMN Tak Sehat Dan Cuma Jadi Sapi Perah
Jumat, 18 Juni 2021 05:31 WIB
Sebelumnya
Ekonomi Senior dari Institute of Development for Economics and Finance (Indef) Eko Listyanto menilai, upaya Menteri Erick ini memang seharusnya sudah sejak lama dieksekusi. Apalagi melihat performa perusahaan pelat merah belakangan ini, di mana BUMN yang memberikan dividen bagi negara hanya hitungan jari.
Karena itu, Eko setuju dengan rencana perampingan BUMN. Tapi, diingatkannya, tetap perlu grand design agar tujuan perampingan bisa tercapai.
Baca juga : Petani Tebu Merasa Beban Makin Berat
“Saya lihat Menteri Erick relatif cepat eksekusinya. Terbukti dari merger sampai holding BUMN yang sudah terbentuk. Kalau tidak begitu, BUMN tak produktif akan terus menjadi beban negara,” tutur Eko kepada Rakyat Merdeka.
Untuk mencegah praktik BUMN sapi perah terus berlanjut, Eko meminta Erick menempatkan orang-orang yang profesional di bidangnya. “Manajemen dipilih yang punya core competency infrastruktur dan bidang lainnya, supaya pengelolaan benar-benar credible,” ucapnya.
Baca juga : Pejabat BUMN Harus Siap Dipilih Dan Dicopot
Meski berat, pihaknya berharap Menteri Erick bisa merealisasikan hal tersebut. “Butuh regulasi dan itu harus berkompromi atau lobi dengan pihak lain. Kalau sudah ramping, mudah-mudahan BUMN bisa menghasilkan keuntungan negara lebih baik lagi,” pungkasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya