Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Jokowi Sebut PPKM Mikro Di Daerah Masih Sporadis

Kamis, 24 Juni 2021 08:54 WIB
Presiden Jokowi (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Jokowi (Foto: BPMI Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meminta kepala daerah mulai gubernur, bupati dan wali kota untuk serius memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, seiring meningkatnya kasus Covid-19. Ia 

"Saya meminta kepada gubernur, bupati, wali kota meneguhkan komitmen, mempertajam penerapan PPKM mikro," kata Presiden dalam keterangan pers virtual yang ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu (23/6).

Baca juga : Jokowi No Lockdown

Presiden mengatakan, saat ini PPKM mikro belum menyeluruh, melainkan masih sporadis di beberapa tempat.“Pimpinan daerah harus mengoptimalkan posko-posko Covid-19 yang telah terbentuk di masing-masing wilayah desa dan kelurahan,” pintahnya.

Dalam hal ini, Presiden kembali menekankan fungsi utama posko adalah mendorong perubahan perilaku masyarakat agar disiplin 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Baca juga : Panglima TNI Tinjau Posko PPKM Mikro Di Depok

"Kedisiplinan 3M menjadi kunci dan menguatkan pelaksanaan 3T, yaitu testing, tracking dan treatment hingga tingkat desa," jelasnya.

Presiden mengajak semua pihak tetap disiplin protokol kesehatan dalam menghadapi wabah. "Wabah ini masalah nyata. Penyakit ini tidak mengenal ras maupun diskriminasi. Setiap orang tidak peduli apa asal-usulnya, status ekonominya, agamanya maupun suku bangsanya, semua dapat terkena. Ini penyakit yang tidak melihat siapa kita. Jika kita tidak berhati-hati dan berdisiplin, kita bisa terkena," ujarnya. [MFA] 
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.