Dark/Light Mode

Muhadjir: Makin Kecil Angka Kemiskinan, Makin Sulit Diatasi

Rabu, 7 Juli 2021 16:16 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: Dok. Kemenko PMK)
Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: Dok. Kemenko PMK)

 Sebelumnya 
"Itulah problem kita, terutama kaitannya dengan kemiskinan. Kemiskinan di negara kita itu bukan hanya tentang kemiskinan kultural atau struktural, tapi juga ada kemiskinan spasial. Kemiskinan yang diakibatkan karena lokasi itu yang daya ungkitnya lebih sulit," tutur Muhadjir.

Baca juga : Dilarang Makan Di Warung, Ganjar Habiskan Ransum Bikinan Istri Di Parkiran

Ia menjabarkan, kemiskinan kultural bisa diatasi dengan perubahan perilaku. Sedangkan kemiskinan struktural diatur dengan tindakan-tindakan yang bersifat struktural seperti mengubah Surat Keputusan (SK) atau melalui tindakan kohersif.

Baca juga : Komisaris Gini Jangan Ditiru

"Tapi, yang spasial ini sulitnya bukan main karena kita terlambat dibandingkan negara-negara lain. Karena kita terdiri dari kepulauan-kepulauan kecil. Jadi, kalau ada orang miskin meskipun hanya 50 di pulau terpencil, itu akan lebih sulit dan membutuhkan COR lebih tinggi dibandingkan daerah-daerah yang lebih mudah dijangkau," ungkapnya.

Baca juga : Puan Capres Banteng Semakin Sulit Dijegal

Sayangnya, lanjut Muhadjir, kebijakan-kebijakan yang ada saat ini belum benar-benar menyentuh atau selaras dengan realita yang ada di lapangan. Di antaranya yaitu kebijakan yang hanya mengacu pada data kuantitatif. Padahal, pendekatan kualitatif, meskipun mungkin tidak dapat menarik kesimpulan secara pasti, namun akan mampu merepresentasi kasus-kasus lain yang mungkin terjadi di tempat lain. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.